.

.

Sistem Informasi Geografis (GIS) - Lanjutan

Posted by swilsarblog Thursday, February 18, 2010 0 comments

Sistem Informasi Geografi (SIG) atau Geographic Information System (GIS) adalah suatu sistem informasi yang dirancang untuk bekerja dengan data yang bereferensi spasial atau berkoordinat geografi atau dengan kata lain suatu SIG adalah suatu sistem basis data dengan kemampuan khusus untuk menangani data yang bereferensi keruangan (spasial) bersamaan dengan seperangkat operasi kerja (Barus dan Wiradisastra, 2000). Sedangkan menurut Anon (2001) Sistem Informasi geografi adalah suatu sistem Informasi yang dapat memadukan antara data grafis (spasial) dengan data teks (atribut) objek yang dihubungkan secara geogrfis di bumi (georeference). Disamping itu, SIG juga dapat menggabungkan data, mengatur data dan melakukan analisis data yang akhirnya akan menghasilkan keluaran yang dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan pada masalah yang berhubungan dengan geografi.

Sistem Informasi Geografis dibagi menjadi dua kelompok yaitu sistem manual (analog), dan sistem otomatis (yang berbasis digital komputer). Perbedaan yang paling mendasar terletak pada cara pengelolaannya. Sistem Informasi manual biasanya menggabungkan beberapa data seperti peta, lembar transparansi untuk tumpang susun (overlay), foto udara, laporan statistik dan laporan survey lapangan. Kesemua data tersebut dikompilasi dan dianalisis secara manual dengan alat tanpa komputer. Sedangkan Sistem Informasi Geografis otomatis telah menggunakan komputer sebagai sistem pengolah data melalui proses digitasi. Sumber data digital dapat berupa citra satelit atau foto udara digital serta foto udara yang terdigitasi. Data lain dapat berupa peta dasar terdigitasi (Nurshanti, 1995).

Pengertian GIS/SIG saat ini lebih sering diterapkan bagi teknologi informasi spasial atau geografi yang berorientasi pada penggunaan teknologi komputer. Dalam hubungannya dengan teknologi komputer, Arronoff (1989) dalam Anon (2003) mendifinisikan SIG sebagai sistem berbasis komputer yang memiliki kemampuan dalam menangani data bereferensi geografi yaitu pemasukan data, manajemen data (penyimpanan dan pemanggilan kembali), memanipulasi dan analisis data, serta keluaran sebagai hasil akhir (output). Sedangkan Burrough, 1986 mendefinisikan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai sistem berbasis komputer yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, mengelola, menganalisis dan mengaktifkan kembali data yang mempunyai referensi keruangan untuk berbagai tujuan yang berkaitan dengan pemetaan dan perencanaan. Komponen utama Sistem Informasi Geografis dapat dibagi kedalam 4 komponen utama yaitu: perangkat keras (digitizer, scanner, Central Procesing Unit (CPU), hard-disk, dan lain-lain), perangkat lunak (ArcView, Idrisi, ARC/INFO, ILWIS, MapInfo, dan lain-lain), organisasi (manajemen) dan pemakai (user). Kombinasi yang benar antara keempat komponen utama ini akan menentukan kesuksesan suatu proyek pengembangan Sistem Informasi Geografis.

Aplikasi SIG dapat digunakan untuk berbagai kepentingan selama data yang diolah memiliki refrensi geografi, maksudnya data tersebut terdiri dari fenomena atau objek yang dapat disajikan dalam bentuk fisik serta memiliki lokasi keruangan (Indrawati, 2002).

Tujuan pokok dari pemanfaatan Sistem Informasi Geografis adalah untuk mempermudah mendapatkan informasi yang telah diolah dan tersimpan sebagai atribut suatu lokasi atau obyek. Ciri utama data yang bisa dimanfaatkan dalam Sistem Informasi Geografis adalah data yang telah terikat dengan lokasi dan merupakan data dasar yang belum dispesifikasi (Dulbahri, 1993).

Data-data yang diolah dalam SIG pada dasarnya terdiri dari data spasial dan data atribut dalam bentuk digital, dengan demikian analisis yang dapat digunakan adalah analisis spasial dan analisis atribut. Data spasial merupakan data yang berkaitan dengan lokasi keruangan yang umumnya berbentuk peta. Sedangkan data atribut merupakan data tabel yang berfungsi menjelaskan keberadaan berbagai objek sebagai data spasial.

Penyajian data spasial mempunyai tiga cara dasar yaitu dalam bentuk titik, bentuk garis dan bentuk area (polygon). Titik merupakan kenampakan tunggal dari sepasang koordinat x,y yang menunjukkan lokasi suatu obyek berupa ketinggian, lokasi kota, lokasi pengambilan sample dan lain-lain. Garis merupakan sekumpulan titik-titik yang membentuk suatu kenampakan memanjang seperti sungai, jalan, kontus dan lain-lain. Sedangkan area adalah kenampakan yang dibatasi oleh suatu garis yang membentuk suatu ruang homogen, misalnya: batas daerah, batas penggunaan lahan, pulau dan lain sebagainya.

Struktur data spasial dibagi dua yaitu model data raster dan model data vektor. Data raster adalah data yang disimpan dalam bentuk kotak segi empat (grid)/sel sehingga terbentuk suatu ruang yang teratur. Data vektor adalah data yang direkam dalam bentuk koordinat titik yang menampilkan, menempatkan dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik, garis atau area (polygon) (Barus dan Wiradisastra, 2000).

Lukman (1993) menyatakan bahwa sistem informasi geografi menyajikan informasi keruangan beserta atributnya yang terdiri dari beberapa komponen utama yaitu:

1. Masukan data merupakan proses pemasukan data pada komputer dari peta (peta topografi dan peta tematik), data statistik, data hasil analisis penginderaan jauh data hasil pengolahan citra digital penginderaan jauh, dan lain-lain. Data-data spasial dan atribut baik dalam bentuk analog maupun data digital tersebut dikonversikan kedalam format yang diminta oleh perangkat lunak sehingga terbentuk basisdata (database). Menurut Anon (2003) basisdata adalah pengorganisasian data yang tidak berlebihan dalam komputer sehingga dapat dilakukan pengembangan, pembaharuan, pemanggilan, dan dapat digunakan secara bersama oleh pengguna.

2. Penyimpanan data dan pemanggilan kembali (data storage dan retrieval) ialah penyimpanan data pada komputer dan pemanggilan kembali dengan cepat (penampilan pada layar monitor dan dapat ditampilkan/cetak pada kertas).

3. Manipulasi data dan analisis ialah kegiatan yang dapat dilakukan berbagai macam perintah misalnya overlay antara dua tema peta, membuat buffer zone jarak tertentu dari suatu area atau titik dan sebagainya. Anon (2003) mengatakan bahwa manipulasi dan analisis data merupakan ciri utama dari SIG. Kemampuan SIG dalam melakukan analisis gabungan dari data spasial dan data atribut akan menghasilkan informasi yang berguna untuk berbagai aplikasi

4. Pelaporan data ialah dapat menyajikan data dasar, data hasil pengolahan data dari model menjadi bentuk peta atau data tabular. Menurut Barus dan wiradisastra (2000) Bentuk produk suatu SIG dapat bervariasi baik dalam hal kualitas, keakuratan dan kemudahan pemakainya. Hasil ini dapat dibuat dalam bentuk peta-peta, tabel angka-angka: teks di atas kertas atau media lain (hard copy), atau dalam cetak lunak (seperti file elektronik).

Menurut Anon (2003) ada beberapa alasan mengapa perlu menggunakan SIG, diantaranya adalah:

1. SIG menggunakan data spasial maupun atribut secara terintegrasi

2. SIG dapat digunakansebagai alat bantu interaktif yang menarik dalam usaha meningkatkan pemahaman mengenai konsep lokasi, ruang, kependudukan, dan unsur-unsur geografi yang ada dipermukaan bumi.

3. SIG dapat memisahkan antara bentuk presentasi dan basis data

4. SIG memiliki kemampuan menguraikan unsur-unsur yang ada dipermukaan bumi kedalam beberapa layer atau coverage data spasial

5. SIG memiliki kemapuan yang sangat baik dalam memvisualisasikan data spasial berikut atributnya

6. Semua operasi SIG dapat dilakukan secara interaktif

7. SIG dengan mudah menghsilkan peta-peta tematik

8. semua operasi SIG dapat di costumize dengan menggunakan perintah-perintah dalam bahaa script.

9. Peragkat lunak SIG menyediakan fasilitas untuk berkomunikasi dengan perangkat lunak lain

10. SIG sangat membantu pekerjaan yang erat kaitannya dengan bidang spasial dan geoinformatika.

Barus dan Wiradisastra (2000) juga mengungkapkan bahwa SIG adalah alat yang handal untuk menangani data spasial, dimana dalam SIG data dipelihara dalam bentuk digital sehingga data ini lebih padat dibanding dalam bentuk peta cetak, tabel atau dalam bentuk konvensional lainnya yang akhirnya akan mempercepat pekerjaan dan meringankan biaya yang diperlukan.

Sarana utama untuk penanganan data spasial adalah SIG. SIG didesain untuk menerima data spasial dalam jumlah besar dari berbagai sumber dan mengintergrasikannya menjadi sebuah informasi, salah satu jenis data ini adalah data pengindraan jauh. Pengindraan jauh mempunyai kemampuan menghasilkan data spasial yang susunan geometrinya mendekati keadaan sebenarnya dengan cepat dan dalam jumlah besar. Barus dan Wiradisastra (2000) mengatakan bahwa SIG akan memberi nilai tambah pada kemampuan pengindraan jauh dalam menghasilkan data spasial yang besar dimana pemanfaatan data pengindraan jauh tersebut tergantung pada cara penanganan dan pengolahan data yang akan mengubahnya menjadi informasi yang berguna.

Sistem Informasi Geografis merupakan sistem berbasis computer yang didesain untuk mengumpulkan, mengelola, memanipulasi, dan menampilkan informasi spasial (keruangan)1. yakni informasi yang mempunyai hubungan geometric dalam arti bahwa informasi tersebut dapat dihitung, diukur, dan disajikan dalam sistem koordinat, dengan data berupa data digital yang terdiri dari data posisi (data spasial) dan data semantiknya (data atribut). SIG dirancang untuk mengumpulkan, menyimpan dan menganalisis suatu obyek dimana lokasi geografis merupakan karakteristik yang penting, dan memerlukan analisis yang kritis. Penanganan dan analisis data berdasarkan lokasi geografis merupakan kunci utama SIG. Oleh karena itu data yang digunakan dan dianalisa dalam suatu SIG berbentuk data peta (spasial) yang terhubung langsung dengan data tabular yang mendefinisikan bentuk geometri data spasial. Misalnya apabila kita membuat suatu theme atau layer tertentu, maka secara otomatis layer tersebut akan memiliki data tabular yang berisi informasi tentang bentuk datanya (point, line atau polygon) yang berada dalam layer tersebut .

SIG juga merupakan sebuah alat bantu manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis terhadap segala sesuatu serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi. Teknologi SIG mengintegrasikan operasi pengolahan data berbasis database yang biasa digunakan saat ini, seperti pengambilan data berdasarkan kebutuhan dan analisis statistik dengan menggunakan visualisasi yang khas serta berbagai keuntungan yang mampu ditawarkan melalui analisis geografis melalui gambargambar petanya. Kemampuan tersebut membuat SIG berbeda dengan system informasi pada umumnya. Dengan SIG kita mampu melakukan lebih banyak dibanding hanya dengan menampilkan data semata-mata. SIG menggabungkan semua kemampuan, baik yang hanya berupa sekedar tampil saja, sistem informasi yang tersaji secara thematis, dan sistem pemetaan yang berdasarkan susunan dan jaringan lalu-lintas jalan, bersamaan dengan kemampuan untuk menganalisa lokasi geografis dan informasi-informasi tertentu yang terkait terhadap lokasi yang bersangkutan. Dan jangan lupa, SIG adalah sebuah aplikasi dinamis yang akan terus berkembang. Peta yang dibuat pada aplikasi ini tidak hanya akan berhenti dan terbatas untuk keperluan saat dibuatnya saja. Peremajaan terhadap informasi yang terkait pada peta tersebut dapat dilakukan dengan mudah, dan secara otomatis peta tersebut akan segera menunjukkan akan adanya perubahan informasi tadi. Semuanya itu dapat dikerjakan dalam waktu singkat, tanpa perlu belajar secara khusus. SIG sangat memungkinkan untuk membuat tampilan peta, menggunakannya untuk keperluan presentasi dengan menunjuk dan meng-kliknya, serta untuk menggambarkan dan menganalisis informasi dengan cara pandang baru, mengungkap semua keterkaitan yang selama ini tersembunyi, pola, beserta kecenderungannya.


Konsep Sistem Informasi Geografis

Sumber data untuk keperluan GIS dapat berasal dari data citra, data lapangan, survei kelautan, peta, sosial ekonomi dan GPS. Selanjutnya diolah dilaboratorium atau studio GIS dengan software tertentu sesuai dengan kebutuhannya untuk menghasilkan produk yang berupa informasi yang berguna dapat berupa peta konvensional maupun peta digital sesuai keperluan user, maka harus ada input kebutuhan yang diiinginkan user, dapat dilihat pada gambar berikut :


Komponen Sistem Informasi Geografis

Secara umum, Sistem Informasi Geografis bekerja berdasarkan integrasi komponen, yaitu: Hardware, Software, Data, Manusia, dan Metode. Kelima komponen tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Hardware

Sistem Informasi Geografis memerlukan spesifikasi komponen hardware yang sedikit lebih tinggi dibanding spesifikasi komponen sistem informasi lainnya. Hal tersebut disebabkan karena data-data yang digunakan dalam SIG, penyimpanannya membutuhkan ruang yang besar dan dalam proses analisanya membutuhkan memory yang besar dan processor yang cepat. Beberapa Hardware yang sering digunakan dalam Sistem Informasi Geografis adalah: Personal Computer (PC), Mouse, Digitizer, Printer, Plotter, dan Scanner.

2. Software

Sebuah software SIG haruslah menyediakan fungsi dan tool yang mampu melakukan penyimpanan data, analisis, dan menampilkan informasi geografis.

Dengan demikian elemen yang harus terdapat dalam komponen software SIG adalah:

o Tools untuk melakukan input dan transformasi data geografis

o Sistem Manajemen Basis Data.

o Tools yang mendukung query geografis, analisis, dan visualisasi.

o Geographical User Interface (GUI) untuk memudahkan akses pada tool geografi.

3. Data

Hal yang merupakan komponen penting dalam SIG adalah data. Secara fundamental, SIG bekerja dengan 2 tipe model data geografis, yaitu model data vector dan model data raster.

Dalam model data vector, informasi posisi point, garis, dan polygon disimpan dalam bentuk koordinat x,y. Bentuk garis, seperti jalan dan sungai dideskripsikan sebagai kumpulan daru koordinat-koordinat point. Bentuk polygon, seperti daerah penjualan disimpan sebagai pengulangan koordinat yang tertutup. Data raster terdiri dari sekumpulan grid atau sel seperti peta hasil scanning maupun gambar atau image. Masing-masing grid memiliki nilai tertenti yang bergantung pada bagaimana image tersebut digambarkan.

4. Manusia

Komponen manusia memegang peranan yang sangat menentukan, karena tanpa manusia maka sistem tersebut tidak dapat diaplikasikan dengan baik. Jadi manusia menjadi komponen yang mengendalikan suatu sistem sehingga menghasilkan suatu analisa yang dibutuhkan.

5. Metode

SIG yang baik memiliki keserasian antara rencana desain yang baik dan aturan dunia nyata, dimana metode, model dan implementasi akan berbeda untuk setiap permasalahan.



[event] Seminar Nasional Web 3.0 (Semantic Web, HTML 5, CSS 3)

Posted by swilsarblog Tuesday, February 2, 2010 0 comments

Seminar Nasional Web 3.0 ini merupakan seminar Teknologi Informasi yang diselenggarakan oleh institusi pendidikan tinggi Universitas Udayana Bali.

Event ini akan diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 12 Februari 2010 di sebuah hotel yang bertempat di kawasan wisata Sanur Bali.

Seminar ini diharapkan bisa mengumpulkan para akademisi, praktisi dan pengguna TI, pelajar serta mahasiswa dari seluruh Indonesia yang mendalami keilmuan di bidang sistem informasi dan teknik informatika.

Lokasi Kegiatan:Inna Sindhu Beach Hotel, Sanur Bali Indonesia.

Waktu Pelaksanaan:Jumat, 12 Februari 2010

Pendaftaran sampai dengan 11 Februari 2010.

Registrasi Online melalui http://ilkom.unud.ac.id/web3ods/

Biaya Pendaftaran
- Pelajar/Mahasiswa = Rp 150.000,
- Umum = Rp 200.000,

Informasi selengkapnya bisa diakses melalui :http://ilkom.unud.ac.id/web3ods/

Windows XP like Windows Seven

Posted by swilsarblog Tuesday, January 26, 2010 0 comments

Maraknya berita soal windows seven yang merupakan penyempurnaan dari windows vista membuat aku pengen coba buat kompiku yang masih menggunakan XP untuk bisa setara dengan windows 7. Nah coba - coba browsing, mang cukup lama sie dapetnya akhirnya aku dapat juga nih. bonus deh dengan theme royale. Sebenarnya menggunakan windowblinds si bisa, cuma lebih berat dan juga ya itu harus crack dolo males ah. Salah - salah bisa ancur kompiku.

Lihat Contoh :


Nah kemudian aku menemukan satu jurus nih .. kalian silahkan unduh di sini ...

FITUR - FITURNYA
Widget ini memiliki banyak kustomisasi dan Anda dapat:

  • Ubah Widget Judul
  • Kontrol Widget Tinggi
  • Ubah Blog Url feed, Anda dapat mengambil posting dari blog lain
  • Tampilan post thumbnail
  • Tampilan posting ringkasan
  • Sesuaikan post Ringkasan panjang
  • Tampilan post date
  • Display jumlah komentar
  • Menampilkan link Selengkapnya
  • Display a Separator b / w posting

Bagaimana Untuk membuat widget ini

Ini sangat mudah untuk men-setup widget ini,
Silakan pergi ke account blogger Anda, dan klik layout, pada Elemen Halaman halaman, silahkan klik Add A Gadget pada sidebar Anda,

Dalam jendela yang baru terbuka Anda akan menemukan bar pencarian, silakan masukkan kata kunci berikut dan tekan enter "posting terbaru dengan thumbnail",
kemudian dalam hasil Anda akan menemukan sebuah widget yang disebut: lanjutan posting terbaru
kemudian klik (tambahkan) ikon dan pastikan untuk mengklik ikon menambahkan bahwa di sebelah lanjutan posting terbaru widget.

Blogger Recent Posts Widget With Thumbnail

And on the next page, please customize you widget, and once you finish please click Save

Bookmark sosial kini merupakan faktor yang sangat penting ketika datang ke blog Anda seo, karena dapat memberi Anda banyak back link, dan aku yakin bahwa Anda ingin membuat mudah bagi pengunjung untuk berbagi dan penunjuk posting blog Anda.
Jadi di sinilah aku daftar 6 terbaik sharing dan bookmark widget untuk blogger (blogspot) pengguna Dan saya akan menjelaskan masing-masing dan akan mengatakan kepadamu dan pro kontra untuk masing-masing.


1. AddtoAny

Add to any for blogger
AddtoAny.com

  • Lebih dari 120 situs bookmark
  • Pengguna dapat mencari layanan khusus
  • Memungkinkan pengguna untuk mengirim halaman anda untuk seorang teman melalui email.
  • Memungkinkan pengguna untuk mem-bookmark blog Anda pada browser mereka
  • Customizable mudah.

2. AddThis

AddThis for blogger
Addthis.com

  • Terpintar berbagi alat lamanya.
  • Terbesar koleksi layanan, dan berkembang. 170 + jasa
  • Otomatis diterjemahkan dalam lebih dari 50 bahasa.
  • Sesuaikan warna dan menu
  • Track bagaimana pengguna Anda berbagi dengan analisis.

3. ShareThis

ShareThis for blogger
ShareThis.com

  • Hanya layanan 45
  • Customize Mampu
  • Bahasa Inggris saja.
  • Anda dapat mendaftar dan impor alamat email teman Anda untuk mengirim berita mereka dengan mudah.

4. Share The Love

Share The Love for blogger
AllBlogTools.com

  • 18 Layanan
  • JQuery Expanding system

Nah kalian bisa memilih deh mana yang lebih bagus dan paling cocok untuk situs anda ... OK !!!

secondlife Bagai Kehidupan Nyata

Posted by swilsarblog Friday, January 15, 2010 0 comments


Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Rendy Febriano Sukardi atas informasi yang diberikan tadi siang. langsung saja, Ada yang pernah mencoba untuk mengunjungi secondlife.com..?
Bagi pengunjung yang belum pernah, coba deh iseng-iseng berkunjung kesana. Nanti kita dapat melakukan aktivitas keseharian kita tapi lewat dunia maya. keren kan..!? Ini review mengenai secondlife.com

Apa itu secondlife.com ?
Second Life atau Kehidupan Kedua (bahasa Indonesia) adalah dunia maya berbasis internet dan diluncurkan pada tahun 2003. Second Life dikembangkan oleh perusahaan riset Linden Research, Inc (sering disebut juga sebagai lab Linden), komunitas maya ini menjadi perhatian dunia saat diliput oleh media berita pada akhir tahun 2006 dan awal 2007. Sebuah program yang diberi nama "Pratayang Kehidupan Kedua" (Second Life Viewer) dapat diunduh saat penggunanya ingin menamakan dirinya "Penghuni" (Residents). Hal ini memungkinkan penghuni satu dan lainnya untuk saling berinteraksi melalui avatar-avatar yang dapat bergerak. Second Life memungkinkan penggunanya untuk memiliki jaringan sosial berbasis internet.

Kegunaan secondlife.com ?
Hampir sama dengan jejaring sosial lainnya seperti facebook, friendster, twitter dan lainnya. Pada secondlife kita juga dapat melakukan chatting, add teman, video streaming, dan masih banyak lagi keunggulannya. Dalam bidang ekonomi banyak orang sudah memanfaatkan secondlife sebagai tempat mempublikasikan produk mereka. Terkadang bagi pebisnis menggunakan secondlife sebagai tempat melakukan meeting atau melakukan persentasi produk. canggih kan...

Kelebihan secondlife.com ?
- software menggunakan 3 dimensi animasi jadi terlihat seperti kehidupan nyata.
- memiliki layanan yang lengkap seperti chatting, video streaming, melakukan meeting secara virtual atau pun melakukan penjualan secara online dengan 3 dimensi.

Cara bergabung di secondlife.com :
- masuk ke website secondlife.com
- lakukan register/registrasi terlebih dahulu,
- isi keterangan sesuai dengan perintah yang diminta,
gambar : register1

gambar : register2

gambar : register3

- kemudian klik Create Account,
- system akan meminta anda untuk mengecek email yang digunakan pada saat mendaftar atau melakukan register, karena pada email tersebut akan diberikan suatu link agar anda dapat melakukan login.
gambar : Halaman setelah melakukan register,

Progam Sistem Pakar Deteksi Penyakit Yang Disebabkan Oleh Nyamuk

Posted by swilsarblog Wednesday, January 13, 2010 0 comments

Awal dari tugas dari dosen pengajar Pengantar Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) yang mengharuskan membuat sebuah program sistem pakar apa saja terserah kita. akhirnya setelah melakukan googling selama beberapa lama akhirnya ketemu judul yang lumayan keren,
"Sistem Pakar Deteksi Penyakit Yang Disebabkan Oleh Nyamuk".

Judul ini kemudian saya buatkan sebuah program dengan menggunakan bahasa prolog. Apa itu prolog bisa dilihat di sini. Karakteristik dari program tersebut ada mencari kesimpulan penyakit dari data-data atau keterangan pengguna program. program akan menentukan apakah data tersebut merupakan ciri-ciri penyakit yang disebabkan oleh nyamuk atau tidak.

Untuk program dapat didownload disini !!,
program ini membutuhkan program tambahan dalam pengoperasiannya yaitu Borland Turbo Prolog 2.0.

Programming in Logic (Prolog Tutorial)

Posted by swilsarblog Friday, January 8, 2010 0 comments

singkatan dari Programming in Logic. Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis, tahun1972. Prolog populer di Eropa untuk aplikasi artificial intelligence, sedangkan di Amerika peneliti mengembangkan aplikasi yang sama, yaitu LISP.

Perbedaan Prolog dengan Bahasa Lainnya :
a. Bahasa Pemrograman yang Umum (Basic, Pascal, C, Fortran):
-Diperlukan algoritma/prosedur untuk memecahkan masalah (procedural languange)
-Program menjalankan prosedur yang sama berulang-ulang dengan data masukan yang berbeda-beda.
-Prosedur dan pengendalian program ditentukan oleh programmer dan perhitungan dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah dibuat.

b. Bahasa Pemrograman Prolog :
-Object oriented languange atau declarative languange.
-Tidak terdapat prosedur, tetapi hanya kumpulan data-data objek (fakta) yang akan diolah, dan relasi antar objek tersebut membentuk aturan yang diperlukan untuk mencari suatu jawaban
-Programmer menentukan tujuan (goal), dan komputer menentukan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut serta mencari jawabannya.
-Dilakukan pembuktian terhadap cocok-tidaknya tujuan dengan data-data yang telah ada dan relasinya.
-Prolog ideal untuk memecahkan masalah yang tidak terstruktur, dan prosedur pemecahannya tidak diketahui, khususnya untuk memecahkan masalah non numerik.
-Prolog bekerja seperti pikiran manusia, proses pemecahan masalah bergerak di dalam ruang masalah menuju suatu tujuan (jawaban tertentu).
- Contoh : Pembuatan program catur dengan Prolog

Aplikasi Prolog :

* Sistem Pakar (Expert System)
Program menggunakan teknik pengambilan kesimpulan dari data-data yang didapat, layaknya seorang ahli.
Contoh dalam mendiagnosa penyakit

* Pengolahan Bahasa Alami (Natural Languange Processing)
Program dibuat agar pemakai dapat berkomunikasi dengan komputer dalam bahasa manusia sehari-hari, layaknya penterjemah.

* Robotik
Prolog digunakan untuk mengolah data masukanyang berasal dari sensor dan mengambil keputusan untuk menentukan gerakan yang harus dilakukan.

* Pengenalan Pola (Pattern Recognition)
Banyak digunakan dalam image processing, dimana komputer dapat membedakan suatu objek dengan objek yang lain.

* Belajar (Learning)
Program belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan, dari pengamatan atau dari hal-hal yang pernah diminta untuk dilakukan.

Fakta dan Relasi
* Prolog terdiri dari kumpulan data-data objek yang merupakan suatu fakta.
* Fakta dibedakan 2 macam :
- Menunjukkan relasi.
- Menunjukkan milik/sifat.
* Penulisannya diakhiri dengan tanda titik “.”

- Contoh :

Fakta

Prolog

Slamet adalah ayah Amin ayah (slamet, amin).
Anita adalah seorang wanita wanita (anita).
Angga suka renang dan tenis suka(angga, renang). dan suka(angga,tenis).
Jeruk berwarna jingga jngga(jeruk).

Aturan (“Rules”)
- Aturan adalah suatu pernyataan yang menunjukkan bagaimana fakta-fakta berinteraksi satu dengan yang lain untuk membentuk suatu kesimpulan.
- Sebuah aturan dinyakatakan sebagai suatu kalimat bersyarat.

- Kata “if” adalah kata yang dikenal Prolog untuk menyatakan kalimat bersyarat atau disimbolkan dengan “:-”.

- Contoh :

Fakta dan Aturan

Prolog

F : Tino suka apel

A : Yuli suka sesuatu yang disukai Tino

suka(tino, apel).

suka(yuli,Sesuatu) :- suka(tino,Sesuatu).

- Aturan memiliki sifat

- Setiap aturan terdiri dari kesimpulan(kepala) dan tubuh.

- Tubuh dapat terdiri dari 1 atau lebih pernyataan atau aturan yang lain, disebut subgoal dan dihubungkan dengan logika “and“.

then/if conditional

“Kepala(head) benar jika tubuh (body) benar”.

- Contoh : Silsilah keluarga :

aturan terdiri dari kesimpulan(kepala) dan tubuh.
- Tubuh dapat terdiri dari 1 atau lebih pernyataan atau aturan yang lain, disebut subgoal dan dihubungkan dengan logika “and”.
then/if conditional

“Kepala(head) benar jika tubuh (body) benar”.

- Contoh : Silsilah keluarga :

Fakta dan Aturan

Prolog

F : Slamet adalah ayah dari Amin

F : Amin adalah ayah dari Badu

F : Slamet adalah kakek dari Badu

A :

Slamet adalah benar kakek Badu jika Slamet adalah benar ayah Amin dan Amin adalah benar ayah Badu.

ayah(slamet,amin).

ayah(amin,badu).

kakek(slamet,badu).

kakek(slamet,amin) :-

ayah(slamet,amin) and

ayah(amin,badu).

F : Amin adalah saudara kandung Anang

F : Amin mempunyai ayah Slamet

F: Anang mempunyai ayah Slamet.

A :

Amin adalah benar saudara kandung Anang, jika Amin mempunyai ayah Slamet dan Anang juga mempunyai ayah Slamet.

saudara_kandung(amin,anang).

ayah(slamet,amin).

ayah(slamet,anang).

saudara_kandung(amin,anang) :-

ayah(slamet,amin) and

ayah(slamet,anang).

Pertanyaan (“Query”)

- Setelah memberikan data-data berupa fakta dan aturan, selanjutnya kita dapat mengajukan pertanyaan berdasarkan fakta dan aturan yang ada.

- Penulisannya diawali simbol “?-” dan diakhiri tanda “.“.

- Contoh :

Pertanyaan

Prolog dan Jawaban Program

Apakah Tini suka boneka ? ?- suka(tini,boneka).

Yes ……. (jika faktanya Tini suka boneka)

No………..(jika tidak sesuai fakta).

Apakah yang disukai Tini ? ?- suka(tini,Apa).

Apa=boneka

Siapakah yang suka boneka ? ?- suka(Siapa,boneka).

Siapa=tini

Dari contoh silsilah keluarga di atas :

Siapakah kakek Budi ?

Siapakah cucu Slamet ?

?- kakek(Siapa,budi).

Siapa=slamet

?- kakek(slamet,Cucu).

Cucu=budi ;

Cucu=badu

(jika kemungkinan ada lebih dari satu jawaban gunakan tanda “;” pada akhir setiap jawaban).

Predikat (“Predicate”)
- Predikat adalah nama simbolik untuk relasi.
- Contoh : ayah(slamet,amin).
Predikat dari fakta tersebut ditulis : ayah(simbol,simbol).
dimana ayah adalah nama predikat, sedangkan slamet dan amin adalah menujukkan argumen.
Sebuah predikat dapat tidak memiliki atau memiliki argumen dengan jumlah bebas. Jumlah argumen suatu predikat disebut aritas (arity).
ayah(nama) …… aritas-nya 1
ayah(nama1,nama2) ….. aritasnya 2

- Syarat-syarat penulisan nama predikat :
o Harus diawali dengan huruf kecil dan dapat diikuti dengan huruf, bilangan atau garis bawah.
o Panjang nama predikat maksimum 250 karakter.
o Tidak diperbolehkan menggunakan spasi, tanda minus, tanda bintang dan garis miring.

Variabel
- Varibel adalah besaran yang nilainya dapat berubah-ubah.
- Tata cara penulisan variabel :

1. Nama varibel harus diawali huruf besar atau garis bawah(_)
2. Nama variabel dapat terdiri dari huruf, bilangan, atau simbol dan merupakan kesatuan dengan panjang maksimum 250 karakter.
3. Nama variabel hendaknya mengandung makna yang berkaitan dengan data yang dinyatakannya.

- Contoh : dari silsilah di atas :

?- ayah(slamet,Anak).
Anak=budi ;
Anak=badu
No

Dari query di atas akan dicari siapakah anak dari ayah yang bernama Slamet. Karena mempunyai relasi yang sama (yaitu ayah), variabel Anak akan mencari nilai dari konstanta suatu fakta/aturan yang sepadan.
Tanda “;” digunakan bila terdapat kemungkinan ada lebih dari satu jawaban.
“No” berarti tidak ada lagi kemungkinan jawaban.

Contoh : dari silsilah di atas :
?- ayah(slamet,X),ayah(X,Y).
X=amin
Y=budi ;
X=amin
Y=badu ;
X=anang
Y=didi ;
X=anang
Y=didi
No

Contoh : Silsilah Keluarga
%% FAKTA */
%%orang tua */
ayah(slamet,amin).
ayah(slamet,anang).
ayah(amin,budi).
ayah(amin,badu).
ayah(anang,didi).
ayah(anang,dadi).
ayah(santoso,bu_amin).
ayah(supardi,bu_anang).
ibu(bu_slamet,amin).
ibu(bu_slamet,anang).
ibu(bu_amin,budi).
ibu(bu_amin,badu).
ibu(bu_anang,didi).
ibu(bu_anang,dadi).
ibu(bu_santoso,bu_amin).
ibu(bu_santoso,bu_anang).

/* ATURAN */
/*Kakek adalah kakek Cucu */
kakek(Kakek,Cucu) :-
ayah(Ayah,Cucu),
ayah(Kakek,Ayah).
kakek(Kakek,Cucu) :-
ibu(Ibu,Cucu),
ayah(Kakek,Ibu).
%% Nenek adalah nenek Cucu */
nenek(Nenek,Cucu) :-
ayah(Ayah,Cucu),
ibu(Nenek,Ayah).
nenek(Nenek,Cucu) :-
ibu(Ibu,Cucu),
ibu(Nenek,Ibu).
%% Nama1 adalah saudara kandung Nama2
saudara_kandung(Nama,Name) :-
ayah(Ayah,Nama),
ayah(Ayah,Name),
ibu(Ibu,Nama),
ibu(Ibu,Name),
Nama \= Name.
%% Sdr1 adalah saudara sepupu Sdr2
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ayah(Ayah1,Sdr1),
ayah(Ayah2,Sdr2),
saudara_kandung(Ayah1,Ayah2).
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ayah(Ayah,Sdr1),
ibu(Ibu,Sdr2),
saudara_kandung(Ayah,Ibu).
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ibu(Ibu,Sdr1),
ayah(Ayah,Sdr2),
saudara_kandung(Ibu,Ayah).
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ibu(Ibu1,Sdr1),
ibu(Ibu2,Sdr2),
saudara_kandung(Ibu1,Ibu2).

Download software installer prolog 2.0 klik disini

Basis Data Terdistribusi

Posted by swilsarblog Thursday, January 7, 2010 0 comments

DATABASE TERDISTRIBUSI : Database yang disimpan pada beberapa komputer didistribusi dalam sebuah sistem terdistribusi melalui media komunikasi seperti high speed buses atau telepone line.

SISTEM DATABASE TERDISTRIBUSI : berisi kumpulan site eksekusi transaksi lokal (mengakses data pada satu site) & transaksi global (mengakses data pada site berbeda )

Contoh :
Transaksi lokal : transaksi menambahkan dana pada nomor rekening 1112234 yang berada di cabang margonda. Transaksi ditentukan pada cabang margonda.

Transaksi global : transaksi transfer dari rekening 1112234 ke rekening 2223410 yang berada di kramat jati (rekening didua site berbeda telah diakses sebagai hasil dari eksekusinya).
Artikel selengkapnya dapat dilihat pada file dibawah ini,

Materi yang dapat dipelajari :
- Materi1
- Materi2
- Materi3
- Materi4
- Materi5
- Materi6

Query Pada Basis Data

Posted by swilsarblog Wednesday, January 6, 2010 0 comments

Query

Adalah perintah SQL yang dirancang untuk memnggil kelompok record tertentu dari 1 tabel atau lebih.

Bahasa Query mulai dikembangkan oleh IBM pada tahun 1970 yang hingga saat ini telah digunakan pada hampir semua produk DBMS (Database Management System) yaitu Structure Query Language yang dikenal dengan standar SQL.

contoh :
SELECT * FROM [TABLE] WHERE [KOLOM]=[KONDISI YANG INGIN DICARI]
atau
SELECT [NAMA JUDUL] FROM [TABLE] WHERE [KOLOM]=[KONDISI]

Materi yang dapat dipelajari, Download disini :
- Materi1.ppt
- Materi2.ppt
- Materi3.ppt
- Materi4.ppt
- Materi5.ppt