.

.

Showing posts with label Programming. Show all posts
Showing posts with label Programming. Show all posts

Programming in Logic (Prolog Tutorial)

Posted by swilsarblog Friday, January 8, 2010 0 comments

singkatan dari Programming in Logic. Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis, tahun1972. Prolog populer di Eropa untuk aplikasi artificial intelligence, sedangkan di Amerika peneliti mengembangkan aplikasi yang sama, yaitu LISP.

Perbedaan Prolog dengan Bahasa Lainnya :
a. Bahasa Pemrograman yang Umum (Basic, Pascal, C, Fortran):
-Diperlukan algoritma/prosedur untuk memecahkan masalah (procedural languange)
-Program menjalankan prosedur yang sama berulang-ulang dengan data masukan yang berbeda-beda.
-Prosedur dan pengendalian program ditentukan oleh programmer dan perhitungan dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah dibuat.

b. Bahasa Pemrograman Prolog :
-Object oriented languange atau declarative languange.
-Tidak terdapat prosedur, tetapi hanya kumpulan data-data objek (fakta) yang akan diolah, dan relasi antar objek tersebut membentuk aturan yang diperlukan untuk mencari suatu jawaban
-Programmer menentukan tujuan (goal), dan komputer menentukan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut serta mencari jawabannya.
-Dilakukan pembuktian terhadap cocok-tidaknya tujuan dengan data-data yang telah ada dan relasinya.
-Prolog ideal untuk memecahkan masalah yang tidak terstruktur, dan prosedur pemecahannya tidak diketahui, khususnya untuk memecahkan masalah non numerik.
-Prolog bekerja seperti pikiran manusia, proses pemecahan masalah bergerak di dalam ruang masalah menuju suatu tujuan (jawaban tertentu).
- Contoh : Pembuatan program catur dengan Prolog

Aplikasi Prolog :

* Sistem Pakar (Expert System)
Program menggunakan teknik pengambilan kesimpulan dari data-data yang didapat, layaknya seorang ahli.
Contoh dalam mendiagnosa penyakit

* Pengolahan Bahasa Alami (Natural Languange Processing)
Program dibuat agar pemakai dapat berkomunikasi dengan komputer dalam bahasa manusia sehari-hari, layaknya penterjemah.

* Robotik
Prolog digunakan untuk mengolah data masukanyang berasal dari sensor dan mengambil keputusan untuk menentukan gerakan yang harus dilakukan.

* Pengenalan Pola (Pattern Recognition)
Banyak digunakan dalam image processing, dimana komputer dapat membedakan suatu objek dengan objek yang lain.

* Belajar (Learning)
Program belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan, dari pengamatan atau dari hal-hal yang pernah diminta untuk dilakukan.

Fakta dan Relasi
* Prolog terdiri dari kumpulan data-data objek yang merupakan suatu fakta.
* Fakta dibedakan 2 macam :
- Menunjukkan relasi.
- Menunjukkan milik/sifat.
* Penulisannya diakhiri dengan tanda titik “.”

- Contoh :

Fakta

Prolog

Slamet adalah ayah Amin ayah (slamet, amin).
Anita adalah seorang wanita wanita (anita).
Angga suka renang dan tenis suka(angga, renang). dan suka(angga,tenis).
Jeruk berwarna jingga jngga(jeruk).

Aturan (“Rules”)
- Aturan adalah suatu pernyataan yang menunjukkan bagaimana fakta-fakta berinteraksi satu dengan yang lain untuk membentuk suatu kesimpulan.
- Sebuah aturan dinyakatakan sebagai suatu kalimat bersyarat.

- Kata “if” adalah kata yang dikenal Prolog untuk menyatakan kalimat bersyarat atau disimbolkan dengan “:-”.

- Contoh :

Fakta dan Aturan

Prolog

F : Tino suka apel

A : Yuli suka sesuatu yang disukai Tino

suka(tino, apel).

suka(yuli,Sesuatu) :- suka(tino,Sesuatu).

- Aturan memiliki sifat

- Setiap aturan terdiri dari kesimpulan(kepala) dan tubuh.

- Tubuh dapat terdiri dari 1 atau lebih pernyataan atau aturan yang lain, disebut subgoal dan dihubungkan dengan logika “and“.

then/if conditional

“Kepala(head) benar jika tubuh (body) benar”.

- Contoh : Silsilah keluarga :

aturan terdiri dari kesimpulan(kepala) dan tubuh.
- Tubuh dapat terdiri dari 1 atau lebih pernyataan atau aturan yang lain, disebut subgoal dan dihubungkan dengan logika “and”.
then/if conditional

“Kepala(head) benar jika tubuh (body) benar”.

- Contoh : Silsilah keluarga :

Fakta dan Aturan

Prolog

F : Slamet adalah ayah dari Amin

F : Amin adalah ayah dari Badu

F : Slamet adalah kakek dari Badu

A :

Slamet adalah benar kakek Badu jika Slamet adalah benar ayah Amin dan Amin adalah benar ayah Badu.

ayah(slamet,amin).

ayah(amin,badu).

kakek(slamet,badu).

kakek(slamet,amin) :-

ayah(slamet,amin) and

ayah(amin,badu).

F : Amin adalah saudara kandung Anang

F : Amin mempunyai ayah Slamet

F: Anang mempunyai ayah Slamet.

A :

Amin adalah benar saudara kandung Anang, jika Amin mempunyai ayah Slamet dan Anang juga mempunyai ayah Slamet.

saudara_kandung(amin,anang).

ayah(slamet,amin).

ayah(slamet,anang).

saudara_kandung(amin,anang) :-

ayah(slamet,amin) and

ayah(slamet,anang).

Pertanyaan (“Query”)

- Setelah memberikan data-data berupa fakta dan aturan, selanjutnya kita dapat mengajukan pertanyaan berdasarkan fakta dan aturan yang ada.

- Penulisannya diawali simbol “?-” dan diakhiri tanda “.“.

- Contoh :

Pertanyaan

Prolog dan Jawaban Program

Apakah Tini suka boneka ? ?- suka(tini,boneka).

Yes ……. (jika faktanya Tini suka boneka)

No………..(jika tidak sesuai fakta).

Apakah yang disukai Tini ? ?- suka(tini,Apa).

Apa=boneka

Siapakah yang suka boneka ? ?- suka(Siapa,boneka).

Siapa=tini

Dari contoh silsilah keluarga di atas :

Siapakah kakek Budi ?

Siapakah cucu Slamet ?

?- kakek(Siapa,budi).

Siapa=slamet

?- kakek(slamet,Cucu).

Cucu=budi ;

Cucu=badu

(jika kemungkinan ada lebih dari satu jawaban gunakan tanda “;” pada akhir setiap jawaban).

Predikat (“Predicate”)
- Predikat adalah nama simbolik untuk relasi.
- Contoh : ayah(slamet,amin).
Predikat dari fakta tersebut ditulis : ayah(simbol,simbol).
dimana ayah adalah nama predikat, sedangkan slamet dan amin adalah menujukkan argumen.
Sebuah predikat dapat tidak memiliki atau memiliki argumen dengan jumlah bebas. Jumlah argumen suatu predikat disebut aritas (arity).
ayah(nama) …… aritas-nya 1
ayah(nama1,nama2) ….. aritasnya 2

- Syarat-syarat penulisan nama predikat :
o Harus diawali dengan huruf kecil dan dapat diikuti dengan huruf, bilangan atau garis bawah.
o Panjang nama predikat maksimum 250 karakter.
o Tidak diperbolehkan menggunakan spasi, tanda minus, tanda bintang dan garis miring.

Variabel
- Varibel adalah besaran yang nilainya dapat berubah-ubah.
- Tata cara penulisan variabel :

1. Nama varibel harus diawali huruf besar atau garis bawah(_)
2. Nama variabel dapat terdiri dari huruf, bilangan, atau simbol dan merupakan kesatuan dengan panjang maksimum 250 karakter.
3. Nama variabel hendaknya mengandung makna yang berkaitan dengan data yang dinyatakannya.

- Contoh : dari silsilah di atas :

?- ayah(slamet,Anak).
Anak=budi ;
Anak=badu
No

Dari query di atas akan dicari siapakah anak dari ayah yang bernama Slamet. Karena mempunyai relasi yang sama (yaitu ayah), variabel Anak akan mencari nilai dari konstanta suatu fakta/aturan yang sepadan.
Tanda “;” digunakan bila terdapat kemungkinan ada lebih dari satu jawaban.
“No” berarti tidak ada lagi kemungkinan jawaban.

Contoh : dari silsilah di atas :
?- ayah(slamet,X),ayah(X,Y).
X=amin
Y=budi ;
X=amin
Y=badu ;
X=anang
Y=didi ;
X=anang
Y=didi
No

Contoh : Silsilah Keluarga
%% FAKTA */
%%orang tua */
ayah(slamet,amin).
ayah(slamet,anang).
ayah(amin,budi).
ayah(amin,badu).
ayah(anang,didi).
ayah(anang,dadi).
ayah(santoso,bu_amin).
ayah(supardi,bu_anang).
ibu(bu_slamet,amin).
ibu(bu_slamet,anang).
ibu(bu_amin,budi).
ibu(bu_amin,badu).
ibu(bu_anang,didi).
ibu(bu_anang,dadi).
ibu(bu_santoso,bu_amin).
ibu(bu_santoso,bu_anang).

/* ATURAN */
/*Kakek adalah kakek Cucu */
kakek(Kakek,Cucu) :-
ayah(Ayah,Cucu),
ayah(Kakek,Ayah).
kakek(Kakek,Cucu) :-
ibu(Ibu,Cucu),
ayah(Kakek,Ibu).
%% Nenek adalah nenek Cucu */
nenek(Nenek,Cucu) :-
ayah(Ayah,Cucu),
ibu(Nenek,Ayah).
nenek(Nenek,Cucu) :-
ibu(Ibu,Cucu),
ibu(Nenek,Ibu).
%% Nama1 adalah saudara kandung Nama2
saudara_kandung(Nama,Name) :-
ayah(Ayah,Nama),
ayah(Ayah,Name),
ibu(Ibu,Nama),
ibu(Ibu,Name),
Nama \= Name.
%% Sdr1 adalah saudara sepupu Sdr2
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ayah(Ayah1,Sdr1),
ayah(Ayah2,Sdr2),
saudara_kandung(Ayah1,Ayah2).
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ayah(Ayah,Sdr1),
ibu(Ibu,Sdr2),
saudara_kandung(Ayah,Ibu).
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ibu(Ibu,Sdr1),
ayah(Ayah,Sdr2),
saudara_kandung(Ibu,Ayah).
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ibu(Ibu1,Sdr1),
ibu(Ibu2,Sdr2),
saudara_kandung(Ibu1,Ibu2).

Download software installer prolog 2.0 klik disini

Apa itu Web 1.0, 2.0, dan 3.0..??

Posted by swilsarblog Monday, December 14, 2009 0 comments

A. Web 1.0

web1
Ini adalah bagan dari Web 1.0

Web 1.0 secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Web memiliki 1.0 sifat adalah read. Juga memiliki ciri-ciri umum yang mencolok yaitu consult, surf dan search. Jadi web 1.0 kita kebanyakan hanya sekedar mencari atau browsing untuk mendapatkan informasi tertentu. Web 1,0 adalah retronym yang merujuk pada World Wide Web, dan setiap web gaya digunakan sebelum kedatangan Web 2,0. Ini adalah istilah umum yang telah dibuat untuk menjelaskan Web sebelum ‘ledakan dari dot-com gelembung’ pada tahun 2001, yang dianggap oleh banyak sebagai pasak untuk internet. Web 1,0 termasuk tren khawatir atas keprihatinan privasi resuting dalam satu arah aliran informasi, melalui website yang berisi ‘hanya-baca’ bahan. Sehingga mengakibatkan luas komputer lambat buta huruf dan koneksi internet untuk ditambahkan batasan dari internet. Keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya.
Untuk mengambil contoh dari atas, Personal halaman web yang umum di Web 1.0, dan ini terutama terdiri dari halaman statis yang di-host di layanan hosting gratis seperti GeoCities. Saat ini, dihasilkan secara dinamis blog dan profil jaringan sosial, seperti Myspace dan Facebook, yang lebih populer, memberikan peluang bagi pembaca untuk berkomentar mengenai posting dengan cara yang tidak tersedia selama Web 1.0.
- Beberapa ciri khas dari situs Web 1,0 termasuk:
1. Halaman statis, bukan dinamis pengguna-konten yang dihasilkan.
2. Penggunaan framesets.
3. Milik HTML ekstensi seperti dan tag diperkenalkan pada awal perang browser.
4. Online guestbook.
5. GIF tombol, biasanya 88×31 piksel dalam ukuran web browser dan mempromosikan produk lain.
6. Pengguna akan mengisi formulir, dan setelah mereka mengklik mengirimkan email klien akan mencoba untuk mengirim email yang berisi formulir rincian.


B. Web 2.0

web2
Ini adalah bagan dari Web 2.0

picture1
Ini adalah contoh dari Web 2.0

1. Latar Belakang
Kriteria utama website adalah adanya isi yang bisa dibagi atau dikolaborasikan. Isi utama website adalah dari pengunjung website, dan bukan dari pemilik/penyelenggara website.
Inovasi dalam dunia web semakin hari kian mengalami perkembangan yang berarti, ini dibuktikan dengan adanya Teknologi Web 2.0 yang dikembangkan sekitar tahun 2004. Walaupun sudah termasuk lama kedengarannya oleh para praktisi web, namum sebagian besar mereka masih bertanya-tanya tentang fungsi dan kegunaannya. Web 2.0 merupakan teknologi web yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam membangun web. Penyatuan tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS, JavaScript, XML, dan tentunya AJAX.
Perkembangan web 2.0 lebih menekankan pada perubahan cara berpikir dalam menyajikan konten dan tampilan di dalam sebuah website. Dalam perkembangannya Web 2.0 diaplikasikan sebagai bentuk penyajian halaman web yang bersifat sebagai program desktop pada umumnya seperti Windows.

2. Sejarah Lahirnya Web 2.0
Lahir beberapa tahun lalu dari hasil wacana antara O’Reilly dan MediaLive International, Web 2.0 makin hari makin bergulir. Hanya dalam satu setengah tahun, lebih dari 9,5 juta halaman web dicatat Google mengandung nama ini. Meski diterima banyak kalangan, tak sedikit yang mencibir bahwa istilah ini cuma kerjaan orang tehnik yang sedang gandrung dengan teknologi sehingga melahirkan kategorisasi yang bodoh dan tidak dipahami publik. Perdebatan akan masih terus berlanjut.
Para pelaku bisnis internet memahami bahwa tahun 2001 adalah tahun kelam dotcom. Saat itu memang sebagian besar dotcom yang menghiasi pentas bisnis tiga tahun sebelumnya dan menjadi primadona investasi dunia, tiba-tiba rontok, bertumbangan dan mati. Dotcom boom berubah menjadi Dotcom crash atau dotcom doom. Banyak yang menangis, terutama para investor.
Namun, di balik kehancuran itu O’Reilly dan MediaLive International melihat bahwa masih ada dotcom yang lolos dari masa kritis tsb. Setelah dianalisa, dotcom tersebut memiliki ciri yang sama. Dan ciri-ciri itu tidak dimiliki oleh para mantan dotcomers. Apakah kehancuran dotcomers lama dan lahirnya jenis dotcomer baru menandai lahirnya generasi baru web? Begitulah pertanyaan Dale Doughterty. Mungkin pionir web dan VP O’Reilly ini terinspirasi oleh proses seleksi alam Charles Darwin: begitu ada generasi yang punah, akan muncul generasi baru yang lebih tangguh. Untuk mempermudah kategorisasi, Doughterty menyebut generasi baru itu Web 2.0.

3. Pengertian Web 2.0
Web 2.0 adalah buzzword terbaru di dunia internet. Berbagai inovasi dan fitur-fitur baru yang muncul di dunia web membawa suatu pandangan baru tentang jenis situs web atau aplikasi web yang disebut web 2.0. Istilah web 2.0 disebut-sebut oleh Dale Dougherty dari O’Reilly Media yang melakukan brainstorming dengan Craig Cline dari Media Live untuk menghasilkan ide konferensi di mana mereka menjadi host. Akhirnya pada bukan Oktober 2004 O’Reilly Media, Battele dan MediaLive mlakukan konferensi web 2.0 pertama dan kedua pada bulan Oktober 2005. Sebelum muncul istilah web 2.0 yang sering digunakan adalah istilah semantic web.
Web 2.0 mempunyai keuntungan yaitu memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan. Kemampuan Web 2.0 juga dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, dan voice seperti layaknya aplikasi desktop, bahkan berlaku seperti sistem operasi, dengan menggunakan dukungan AJAX atau berbagai plug-in (API) yang ada di internet. Hal tersebut akan merubah paradigma pengembang sofware dari distribusi produk menjadi distribusi layanan.
Seperti diketahui sebelumnya terjadi pergeseran dari Web 1,0 dengan Web 2.0 dapat dilihat sebagai hasil dari perbaikan teknologi, yang termasuk adaptasi tersebut sebagai “broadband, peningkatan browser, dan Ajax, naik ke Flash aplikasi dan platform pengembangan wigetization massa, seperti Flickr dan YouTube”. Sekarang, selama Web 2.0, penggunaan Web dapat berkarakter sebagai desentralisasi konten situs Web, yang dihasilkan dari sekarang ‘bottom-up’, dengan banyak pengguna yang kontributor produsen dan informasi, serta konsumen tradisional.
Sifat dari web 2.0 adalah read write. Web 2.0 mempunyai kelebihan dimana interaksi sosial di dunia maya sudah menjadi kebutuhan, sehingga era Web 2.0 ini memiliki beberapa ciri mencolok yaitu share, collaborate dan exploit. Di era Web 2.0 sekarang, penggunaan web untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi sesuatu yang penting. Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Youtube dan Fickr. Jadi disini kehidupan sosial di dunia maya benar-benar terasa. Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu. yang terpenting bukanlah klaim sebagai Web 2.0, namun mampukah dampak perkembangan tersebut menjembatani pengguna internet dengan kepentingan perusahaan, komunitas, atau pengguna Web 2.0.
Pengertian Web 2.0 yang mulanya berpusat pada konsumen pembaca/pengakses secara personal berkembang dan mulai berpusat pula pada pengguna korporat. Menurut Coach Wei (2006) Web 2.0 yang berpusat pada konsumen ia sebut Consumer 2.0 berkembang menjadi Enterprise 2.0. Aplikasi Web 2.0 yang awal perkembangannya didominasi untuk memampukan pembaca berinteraksi dengan pembuat berita dan pembaca lainnya, dalam Enterprise 2.0 aplikasi tersebut digunakan untuk mendukung operasi perusahaan. Misalnya untuk kegiatan iklan dengan adanya Google Adsense dan kegiatan humas dibantu adanya blog korporat.
Teknologi Web 2.0 mulai dikembangkan sekitar tahun 2004. Web 2.0 merupakan teknologi web yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam membangun web. Penyatuan tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS, JavaScript, XML, dan AJAX. HTML selalu disandingkan dengan CSS untuk mempercantik tampilan web. JavaScript membuat tampilan yang dinamis. XML digunakan untuk mendefinisikan format data. AJAX adalah penggabungan dari JavaScript dan XML yang menekankan pada pengelolaan konten.
Aplikasi web 2.0 disajikan pada suatu web browser tidak memerlukan teknologi canggih dari sisi user, seerti MS Words,MS Excell,FrontPages dll. Teknologi Web 2.0 merupakan fasilitas yang gratis yang bisa digunakan tiap waktu. Masalah yang berkenaan dengan manajemen file juga tidak terlalu susah, selain itu filenya bisa disimpan dan bisa disharing oleh user lain, semacam napster (http://napster.com/). Salah satu teknologi web 2.0 ini bisa dilihat pada aplikasi spreadsheet milik Google yang mengolah angka-angka sepertihalnya MS Excel (http://spreadsheets.google.com).
Istilah “Web 2.0″ menjelaskan perubahan tren dalam penggunaan World Wide Web dan teknologi web desain yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, komunikasi, aman berbagi informasi, kerjasama dan fungsi web. Web 2.0 telah mengarah ke konsep pengembangan dan evolusi web dan budaya masyarakat host layanan, seperti situs jaringan sosial, situs berbagi video, wiki, blog, dan folksonomies. Istilah menjadi terkemuka setelah pertama O’Reilly Media Web 2.0 konferensi pada tahun 2004. Walaupun istilah menyarankan sebuah versi baru dari World Wide Web, tidak lihat pembaruan untuk setiap spesifikasi teknis, tetapi mengacu pada cara perangkat lunak pengembang dan pengguna akhir memanfaatkan Web.

4. Beberapa pendapat tentang Web 2.0
- Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut:
“Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut”
- Terry Bali, di 3rd Edition Baru Media dijelaskan apa yang dia percaya untuk melukiskan perbedaan antara Web 1.0 dan Web 2.0.
“pindah dari website ke blog pribadi dan situs blog agregasi, dari penerbitan untuk partisipasi, dari konten web sebagai hasil dari besar-up ke depan investasi yang sedang berlangsung dan proses interaktif, dan dari sistem manajemen konten untuk link berdasarkan tag (folksonomy)”
- Tim Berners-Lee, penemu dari World Wide Web, telah mempertanyakan apakah dapat menggunakan satu istilah yang berarti dalam cara apapun, karena banyak dari komponen teknologi Web 2.0 sudah ada sejak awal hari dari Web.
5. Definisi dan Konsep Web 2.0
Web 2.0 encapsulates ide dari proliferasi dari interconnectivity dan interaktifitas web-konten yang disampaikan. Tim O’Reilly tentang Web 2.0 sebagai cara yang bisnis merangkul kekuatan dari web dan menggunakannya sebagai platform. O’Reilly menganggap bahwa Eric Schmidt ’s ringkasan slogan, tidak memerangi Internet, meliputi inti Web 2.0 – membangun aplikasi dan layanan sekitar fitur unik dari Internet, sebagaimana berlawanan dengan mengharapkan agar sesuai dengan Internet sebagai platform ( efektif “memerangi Internet”).
Dalam membuka pembicaraan pertama konferensi Web 2.0, O’Reilly dan John Battelle diringkas apa yang mereka melihat sebagai tema dari Web 2.0. Mereka menyatakan bahwa web telah menjadi platform, dengan software di atas tingkat satu perangkat, memanfaatkan kekuatan “Ekor yang panjang,” dan dengan data sebagai motor penggerak. Menurut O’Reilly dan Battelle, sebuah arsitektur partisipasi di mana pengguna dapat berkontribusi konten situs web menciptakan jaringan efek. Web 2.0 teknologi cenderung untuk mendorong inovasi dalam assembly dari sistem dan situs bersama-sama dengan menariknya terdiri dari fitur didistribusikan, pengembang independen. (Hal ini dapat dilihat sebagai semacam “open source” atau mungkin “Agile” proses pembangunan, konsisten dengan tujuan yang tradisional siklus adopsi perangkat lunak, dengan memberikan pengalaman yang disebut “beta terus-menerus”.)
Meskipun sudah menjadi pembicaraan sejak tahun 2004, Web 2.0 bukanlah kata yang umum bagi pengguna internet. Masih banyak pengguna yang mempertanyakan maksud dan manfaat dari penggunaan Web 2.0, terutama jika dibandingkan dengan web yang telah mereka kenal selama ini.
Ketika Web 2.0 disebut sebagai tahap kedua dari perkembangan web yang telah ada saat ini, muncul kekhawatiran akan tidak kompatibelnya versi web tersebut dengan program web browser yang dimiliki pengguna. Padahal tidak ada satupun teknologi di sisi pengguna (client) yang perlu di-upgrade untuk dapat mengakses web tersebut.
Perkembangan web 2.0 lebih menekankan pada perubahan cara berpikir dalam menyajikan konten dan tampilan di dalam sebuah website. Sebagian besar cara berpikir tersebut mengadaptasi gabungan dari teknologi web yang telah ada saat ini.
Walaupun definisi mengenai Web 2.0 masih belum secara utuh diformulasikan
sampai hari ini, ada pihak yang mengatakan bahwa Web 2.0 lebih menekankan pada social network atau jalinan sosial antara penggunanya seperti yang telah kita lihat selama ini dalam dunia Blog. Dengan adanya RSS (adalah teknologi penyampai berita. Kepanjangan RSS : Really Simple Syndication) di dalam Blog, informasi-informasi di dalam sebuah Blog dimungkinkan dapat diadaptasi, dikoleksi, dan di-share untuk menjadi bagian dari Blog lainnya.
Namun O’Reilly dan MediaLive International menekankan bahwa Web 2.0 merupakan sebuah platform bagi aplikasi. Mereka mendeskripsikan hal ini sebagai sebuah software yang berjalan melalui media internet dengan bantuan web browser dan tidak perlu diinstalasi terlebih dahulu seperti software-software yang umumnya kita gunakan sehari-hari. Bahkan konsep mengenai sistem operasi di dalam web juga masuk dalam definisi tersebut di dalam konferensi Web 2.0 pada tahun 2005.
Web 2.0 teknologi mendorong ringan model bisnis diaktifkan oleh sindikasi konten dan layanan dan kemudahan memilih oleh-oleh yang mengadopsi ide inovatif.
6. Karakteristik Web 2.0
Situs Web 2.0 memungkinkan pengguna untuk melakukan lebih dari sekedar mengambil informasi. Mereka dapat membangun pada fasilitas interaktif “Web 1.0″ untuk memberikan “Jaringan sebagai platform” komputasi, memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi software seluruhnya melalui browser. Pengguna dapat memiliki data pada situs Web 2.0 dan menjalankan kontrol atas bahwa data. situs ini mungkin memiliki “Arsitektur partisipasi” yang mendorong pengguna untuk menambah nilai untuk aplikasi seperti mereka menggunakannya. ini berdiri di kontras sangat lama ke website tradisional, yang sort yang terbatas pengunjung untuk melihat dan konten yang hanya pemilik situs dapat memodifikasi. Sering situs Web 2.0 yang kaya fitur, user-friendly antarmuka berdasarkan Ajax, OpenLaszlo, Flex mirip kaya atau media.
Kemudahan berinteraksi antara user dengan sistem merupakan tujuan dibangunnya teknologi Web 2.0. Interaksi tersebut tentunya haruslah diimbangi dengan kecepatan untuk mengakses, oleh karena itu diperlukan suatu bandwith yang cukup untuk loading data. Loading data tersebut dilakukan saat pertama kali membuka situs, data-data tersebut antara lain CSS, JavaScript, dan XML.
Salah satu karakteristik pentingnya adalah adanya dukungan pada pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS. Ketersediaan RSS akan menciptakan kemudahan untuk di-remix oleh website lain dengan menggunakan tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana. Adanya kemajuan inovasi pada antar-muka di sisi pengguna merupakan karakter dari Web 2.0.
Konsep Web-sebagai-partisipasi-platform menangkap banyak karakteristik tersebut. Booster Decrem, seorang pendiri dan mantan CEO berkerumun, panggilan Web 2.0 yang “partisipatif Web” dan tentang Web-sebagai-informasi sebagai sumber-Web 1.0.
Kemustahilan yang tidak termasuk dari grup-anggota yang tidak berkontribusi untuk penyediaan barang dari berbagi keuntungan menimbulkan kemungkinan yang rasional anggota akan lebih memilih untuk menahan mereka dan kontribusi upaya-bebas naik pada kontribusi orang lain.
Karakteristik dai Web 2.0 adalah: kaya pengalaman pengguna, konten dinamis, metadata, web standar dan skalabilitas. Karakteristik lebih lanjut, seperti keterbukaan, kebebasan dan kecerdasan kolektif dengan cara partisipasi pengguna, juga dapat dilihat sebagai penting atribut Web 2.0.
7. Keuntungan Web 2.0:
1. Mudah untuk memasukkan data atau mengambil data dari system
2. Pengguna memiliki datanya sendiri pada situs
3. Berbasis web murni
8. Beberapa keuntungan lain dalam Web 2.0
1. Dalam hal user interface suatu situs web yang menggunakan teknologi flex (aplikasi rich internet berbasis flash dari macromedia yang sekarang adobe), lazlo(platform aplikasi flash open source) atau menggunakan ajax secara intensif seperti gmail atau google map maka situs itu bisa dikatakan merupakan situs tipe web 2.0.
2. Lalu pemanfaatan tag untuk pengkategorian data yang disubmit oleh user sendiri sehingga user lain dapat mencari atau menemukannya menggunakan tag-tag juga merupakan salah satu karateristik jenis web 2.0.
3. Desentralisasi seperti Napster atau pun Bittorrent juga merupakan bagian dari teknologi web 2.0 karena tidak ada server terpusat yang melayani berbagai kebutuhan pengguna tetapi mendayagunakan komputer jaringan pengguna yang ada di dalamnya.
4. Publikasi artikel, berita yang sebelumnya didominasi situs resmi seperti cnn.com, news.com, atau detik.com, kompas.com untuk Indonesia, sekarang sudah mulai disaingi oleh publikasi non resmi dari perorangan atau lembaga yang tidak ada hubungannya dengan publikasi data media seperti biasanya melalui blog sehingga kadangkala informasi dari blog bisa lebih cepat atau lengkap. Aplikasi blog ini juga merupakan bagian dari web 2.0.
5. Dalam aplikasi blog ini juga biasanya disediakan fasilitas sindikasi di mana kita dapat menampilkan judul berita dari sumber lain sehingga kita dapat menampilkan judul content dalam berbagai blog menggunakan aplikasi yang bisa membaca sindikasi itu, baik lewat browser web maupun aplikasi desktop. Ketersediaan sindikasi ini atau pemanfaatan sindikasi untuk menampilkan berita juga merupakan bagian dari teknologi web 2.0.
6. Pemanfaatan web service serta REST sebagai teknologi pendukung merupakan salah satu karakteristik web 2.0 di mana kita dapat membangun aplikasi web tanpa menyediakan atau membuat fungsi-fungsi pendukung aplikasi sendiri tetapi memanfaatkan fungsi-fungsi aplikasi yang disediakan dari web lain melalui kedua teknologi ini. Jadi misalkan anda ingin menyediakan search engine di situs Anda, maka Anda bisa membuat aplikasi yang memanggil fungsi-fungsi layanan search dari Google atau Yahoo menggunakan REST/Web Service sehingga seakan-akan aplikasi Anda dapat menyediakan layanan ini tanpa membuat fungsi search sendiri.
7. Pemanfaatan partisipasi user secara menyeluruh juga merupakan bagian karakteristik dari teknologi web 2.0, contohnya adalah Wikipedia di mana content dari wikipedia ini dibuat oleh banyak sekali pengunjung yang langsung dapat mengedit isi dari wikipedia sehingga wikipedia menjadi ensiklopedia dinamis yang terus bertambah isinya setiap saat sehingga dapat mengalahkan kelengkapan isi ensiklopedia lain.
8. Ebay, Amazon maupun Google juga merupakan situs-situs yang mempelopori web 2.0 di mana mereka memanfaatkan respon user untuk content atau layanan yang mereka sediakan.
9. PageRank dari Google memanfaatkan klik dari user pada hasil pencarian untuk memberikan penilaian ketepatan hasil pencarian, Ebay memanfaatkan pengguna untuk layanan jual beli melalui internet di mana penjual dapat dinilai oleh pembeli-pembelinya secara online, sedangkan Amazon merupakan situs e-commere yang memanfaatkan respons user untuk menghasilkan pencarian produk yang lebih sesuai serta memberikan informasi produk apa adanya melalui fasilitas review.

9. Karakter WEB 2.0
1. Web sebagai platform
2. Data sebagai pengendali utama
3. Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
4. Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan “open source”)
5. Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
6. Akhir dari siklus peluncuran (release cycle) perangkat lunak.
7. Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user
8. Teknologi yang dipakai adalah AJAX

10. Teknik yang digunakan
1. Memanfaatkan CSS (Cascade style to) untuk bahan isi dan presentasi
2. Falksonomi (metoda penandaan content dimana dengan konsep ini dimunculkan kata-kata yang berkaitan dengan content tersebut).
3. XML
4. Teknik Aplikasi Internet
5. HTML dan valid XHTML (eXtensible HyperText Markup Language).
6. Mendukung posting ke Weblog-publishing tools
7. Wiki atau forum software,dll
8. Microformat
9. MS ClickOnce
10. Teknik Rich Application seperti Ajax
11. Java Web Start
12. Flex/Lazlo/Flash
13. XUL
14. Syndikasi data dengan RSS/Atom
15. Agregasi dari RSS/Atom
16. URL yang bersih dan berarti
17. Menggunakan API REST (Representational State Transfer) atau XML Web Service
18. aspek jaringan social
11. Meskipun definisi Web 2.0 belum bisa diformulasikan secara pasti, terdapat tujuh prinsip yang mendasari karakter Web 2.0. Karakter tersebut antara lain :
1. web sebagai platform (Network as platform). Web 2.0 merupakan sebuah platform bagi aplikasi. Web dijadikan sebagai tempat bekerja di manapun kita berada. Cukup dengan membuka web browser, kita dapat mengerjakan tugas mengetik dokumen, perhitungan keuangan, atau merancang presentasi melalui aplikasi-aplikasi yang telah disediakan dan dapat dijalankan secara langsung melalui internet.
2. adanya partisipasi dari pengguna (Harnessing Collective Intelligence) dalam berkolaborasi pengetahuan. mengingatkan akan pemberian kepercayaan kepada pengguna internet untuk dapat berpartisipasi dalam berbagi pengetahuan di Wikipedia, sebuah ensiklopedia berbasis web yang disusun berdasarkan masukan-masukan pengguna internet di seluruh dunia.
3. data menjadi trademark-nya aplikasi (Data is the Next Intel Inside)
mengingatkan kita pada slogan “Intel Inside” yang telah melambungkan nama prosesor Intel di kalangan pengguna komputer. Trademark tersebut telah menjadi suatu garansi kepercayaan dari pengguna akan kemampuan komputer yang akan ataupun sudah dibelinya. Maksud yang sama juga diusung oleh karakteristik ketiga ini, di mana suplier data akan memberikan trademark yang akan digunakan oleh pemilik website untuk memberikan garansi kepercayaan kepada pengunjungnya. Sebagai contoh adalah “Nevteq Onboard” untuk data peta pada sistem navigasi GPS dan “Powered by Google” untuk dukungan Google Maps pada peta dunia berbasis web.
4. sebagai akhir dari siklus peluncuran produk software (End of the Software Release Cycle). mengilustrasikan bahwa setiap produsen software tidak lagi meluncurkan produknya dalam bentuk fisik. Karena web menjadi platform, pengguna cukup datang ke website untuk menjalankan aplikasi yang ingin mereka gunakan. Hasil dari pengembangan fitur di dalam software dapat langsung dirasakan oleh pengguna. Software tidak lagi dijual sebagai produk namun berupa layanan (service). Produsen yang memberikan pelayanan yang cepat dan bagus, akan menjadi pilihan pengguna.
5. dukungan pada pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS (RSS & XML Technology). Ketersediaan RSS akan menciptakan kemudahan untuk di-remix oleh website lain dengan menggunakan tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana.
6. software tidak lagi terbatas pada perangkat tertentu. hal ini mempertegas posisi web sebagai platform dimana setiap perangkat dapat mengaksesnya. Komputer tidak lagi menjadi satu-satunya perangkat yang dapat menjalankan berbagai aplikasi di internet. Setiap aplikasi harus didesain untuk dapat digunakan pada komputer pribadi, perangkat genggam seperti ponsel dan PDA, ataupun server internet.
7. adanya kemajuan inovasi pada antar-muka (interface) di sisi pengguna (Rich User Experiences). dukungan AJAX yang menggabungkan HTML, CSS, Javascript, dan XML pada Yahoo!Mail Beta dan Gmail membuat pengguna merasakan nilai lebih dari sekedar situs penyedia e-mail. Kombinasi media komunikasi seperti Instant Messenger (IM) dan Voice over IP (VoIP) akan semakin memperkuat karakter Web 2.0 di dalam situs tersebut.
12. Tim O’Reilly sebagai orang yang memperkenalkan istilah Web 2.0 sebenarnya pun tidak mengatakan bahwa Web 2.0 sama sekali berbeda. Ia mengakui bahwa Web 2.0 merupakan aplikasi berbasis web yang diperkaya oleh serangkaian aplikasi lain. Dalam artikelnya yang bersejarah dan banyak dikutip untuk menjelaskan Web 2.0, ia menekankan tentang perubahan paradigma dalam menggunakan aplikasi web, yaitu:
1. Arsitektur yang memampukan partisipasi. Sebelumnya konten web hanya menayangkan tanpa diikuti aplikasi yang memungkinkan pembaca secara langsung menanggapi dan menayangkan tanggapannya. Demikian pula halaman Web 1.0 tidak mengijinkan pembaca secara langsung menayangkan konten mereka sendiri.
2. Mengumpulkan kekayaan intelektual bersama. Pembaca yang menanggapi artikel dan menyumbangkan artikel tanpa harus tahu pemrograman HTML menjadikan semakin banyaknya konten yang bermanfaat jika dikumpulkan. Google, Yahoo, Flickr, Youtube, dan Wikipedia merupakan perusahaan-perusahaan yang awalnya kecil menjadi sangat besar dari mengumpulkan konten yang ada di internet.
3. Pengaruh jaringan menjadikan konten suatu web yang mulanya sedikit menjadi berlipat ganda dalam waktu singkat. Ketika seseorang menayangkan artikel atau kontennya dan ditanggapi oleh orang lain yang juga mengakses konten, maka semakin banyak lalulintas pengakses. Hal itu terutama terjadi pada jaringan sosial seperti Facebook, Friendster, dan MySpace.
13. O’Reilly memberikan contoh produk atau perusahaan yang mewujudkan prinsip-prinsip ini dalam keterangan dari empat tingkatan dalam hirarki dari situs Web 2.0:
1. Tingkat-3 aplikasi, yang paling “Web 2.0″ berorientasi, hanya ada di Internet, deriving mereka efektivitas dari koneksi antar manusia dan jaringan dari efek yang mungkin membuat Web 2.0, dan efektivitas yang tumbuh di dalam proporsi sebagai orang membuat lebih menggunakannya. O’Reilly gave eBay , Craigslist , Wikipedia , del.icio.us , Skype , dodgeball , and AdSense as examples. O’Reilly memberikan eBay, Craigslist, Wikipedia, del.icio.us, Skype, dodgeball, dan AdSense sebagai contoh.
2. Tingkat-2 aplikasi dapat beroperasi offline tetapi mendapatkan keuntungan dari sistem online. O’Reilly dikutip Flickr, yang manfaat dari berbagi foto-database dan dari masyarakat-tag database yang dihasilkan.
3. Tingkat-1 aplikasi beroperasi offline tetapi mendapatkan fitur-line. O’Reilly menunjuk ke Writely (sekarang Google Docs & Spreadsheets) dan the killers, panik (karena musik-toko porsi).
4. Tingkat 0-aplikasi juga bekerja secara offline sebagai line. O’Reilly memberikan contoh MapQuest, Yahoo! Lokal, dan Google Maps (pemetaan-aplikasi yang menggunakan kontribusi dari pengguna untuk keuntungan dapat peringkat sebagai “tingkat 2″).
Non-web aplikasi seperti email, pesan instan-klien, dan telepon di atas jatuh di luar hirarki.

14. MS Word berbasis Web
Kita dapat menjalankan program pengolah kata seperti Microsoft Word, serta
mengubah dokumen dengan hanya mengunjungi situs yang menyediakan program tersebut. Karena program tersebut dapat dijalankan melalui web browser, tidak perlu melakukan instalasi program apapun di dalam komputer.
Beberapa praktisi internet telah mengenal kemampuan tersebut dalam AJAX
(Asynchronous Javascript and XML), yang menggabungkan teknologi HTML, CSS, Javascript, dan XML dalam menciptakan aplikasi website yang dinamis. Contoh aplikasi tersebut dapat dilihat pada Google yang menyediakan program sejenis Microsoft Excel melalui situsnya di http://spreadsheets.google.com. Melalui aplikasi di dalam situs tersebut, kita dapat membuka dan mengolah dokumen spreadsheet yang dimiliki. Bahkan dokumen tersebut dapat di-sharing ke beberapa rekan di internet. Dengan adanya fasilitas penyimpanan, pengguna tidak lagi membutuhkan media penyimpanan konvensional seperti disket atau flash disk. Pengolahan data dan penyimpanan dokumen, bahkan sharing dokumen, dapat dilakukan hanya dalam satu jendela web browser.
15. Partisipasi Pengguna
Web 2.0 akan melibatkan pengguna dalam membangun konten. Contoh sederhana ketika kita membuka Google dan mengetikkan kata kunci kemudian klik tombol cari. Puluhan, ratusan bahkan ribuan halaman yang setiap halamannya berisi sepuluh link ke alamat website lain yang mengandung kata kunci yang kita cari. Yang jadi pertanyaan, siapakah yang menulis berpuluh-puluh halaman berisi link2 tersebut?? Yang menuliskan adalah pengguna lain. Bukan webmaster google. Google hanya menampilkannya. Contoh lainnya adalah Friendster. Developer Friendster hanya menyediakan halaman kosong yang berisi form untuk diisi penggunanya sebagaimana google. Seluruh konten Friendster dibangun oleh pengguna masing-masing. Adanya partisipasi dari pengguna inilah yang membedakan antara web 1.0 dengan web 2.0. Selain aplikasi serac engine Google dan Social Networking Friendster, partisipasi pengguna dapat ditemukan dalam blog yang aktif menampilkan RSS dari blog lain.
16. Web Application
Pada perkembangan selanjutnya, web application tidak hanya berhenti pada sisi server yang hanya melibatkan pengguna untuk memasukkan data ke dalam form, mengeksekusnya di server, kemudian mengirimkan kembali ke client dalam format HTML. Saat ini, pengembang web application telah membuat aplikasi yang dapat berjalan dan dieksekusi di komputer client, yang kita kenal dengan istilah Rich Internet Application (RIA). RIA adalah web application yang memiliki fitur dan fungsionalitas yang sama dengan aplikasi desktop biasa. Aplikasi ini diakses melalui web browser, data-data yang dikerjakan tersimpan di server. Contoh web application ini adalah http://docs.google.com atau http://spreadsheets.google.com.
untitled
Dengannya, kita tidak perlu menginstal MS Word atau MS Excel untuk mengedit naskah ketikan atau hitungan. Untuk memasukinya tentunya dibutuhkan account google. Konsekuensi dari penggunaan web application ini harus memiliki bandwith yang besar untuk mendownload aplikasi.
17. Teknologi Sekilas
Yang kadang-kadang rumit dan terus berkembang dari infrastruktur teknologi Web 2.0 termasuk server-perangkat lunak, konten-sindikasi, pesan-protokol, standar-berorientasi browser dengan plugins dan ekstensi, dan berbagai aplikasi-klien. Berbobot, belum melengkapi pendekatan tersebut unsur menyediakan situs Web 2.0 dengan informasi-penyimpanan, penciptaan, diseminasi dan tantangan dan kemampuan yang luar apa yang diharapkan masyarakat sebelumnya dalam lingkungan yang disebut “Web 1.0″.
Web 2.0 website biasanya mencakup beberapa fitur berikut / teknik yang Andrew McAfee SLATES akronim yang digunakan untuk merujuk kepada mereka:
1. Cari: kemudahan untuk menemukan informasi melalui pencarian kata kunci yang membuat platform berharga.
2. Link: panduan penting untuk potongan-potongan informasi. The best pages are the most frequently linked to. Halaman yang terbaik adalah yang paling sering terkait dengan.
3. Authoring: kemampuan untuk membuat terus memperbarui konten melalui satu platform yang berpindah dari penciptaan beberapa menjadi terus diperbarui, saling bekerja. Dalam wiki, konten adalah berulang dalam arti bahwa masyarakat dan membatalkan langkah kerja masing-masing. Dalam blog, konten adalah kumulatif yang di posting dan komentar-komentar dari individu diakumulasi dari waktu ke waktu.
4. Tags: kategorisasi konten dengan membuat tag yang sederhana, satu-kata keterangan untuk memudahkan pencarian dan menghindari kaku, kategori pra-dibuat.
5. Ekstensi: otomatisasi beberapa tugas dan pola yang cocok dengan menggunakan algoritma misalnya amazon.com rekomendasi.
6. Sinyal: penggunaan RSS (Really Simple Syndication) teknologi untuk memberitahukan pengguna dengan perubahan apapun dari konten dengan mengirim e-mail kepada mereka.

C. Web 3.0

picture2
Ini adalah contoh dari Web 3.0

Konsep ini dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan (Artificial Intelegence). Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat saling berinteraksi. Kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service. Jadi, disini web seolah-olah sudah seperti asisten pribadi kita. Web mulai mengerti kebutuhan kita dengan bisa memberi saran atau nasehat kita, menyediakan apa yang kita butuhkan. Dengan menggunakan teknologi 3D animasi, kita bisa membuat profil avatar yang sesuai dengan karakter, kemudian melakukan aktivitas di dunia maya seperti layaknya di dunia nyata. Kita bisa berjalan-jalan, pergi ke mall, bercakap-cakap dengan teman yang lain. Namun lambat laun kebiasaan dan kebutuhan orang di dunia maya selalu berubah dan bertambah. Hal ini juga sejalan dengan semakin cepatnya akses internet broadband dan teknologi komputer yang semakin canggih. Jika pada telekomunikasi sudah mulai terdengar isu era 4G, begitu juga yang terjadi pada dunia website yang juga memunculkan isu akan segera hadirnya era baru yaitu Web 3.0. Teknologi web generasi ketiga ini merupakan perkembangan lebih maju dari Web 2.0 dimana disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam nyata. Web 3.0 memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide.
Web 3,0 adalah salah satu istilah yang digunakan untuk menggambarkan tahap evolusioner dari Web yang berikut Web 2.0. Mengingat bahwa teknis dan sosial dalam mengidentifikasi kemungkinan kedua istilah ini belum sepenuhnya menyadari sifat mendefinisikan Web 3,0 sangat spekulatif. Secara umum merujuk kepada aspek yang internet, walaupun mungkin berpotensi, secara teknis tidak layak atau praktis saat ini.

1. Teknologi WEB 3.0
1. SOAP
Simple Object Access Protocol) adalah standar untuk bertukar pesan-pesan berbasis XML melalui jaringan komputer atau sebuah jalan untuk program yang berjalan pada suatu sistem operasi (OS) untuk berkomunikasi dengan program pada OS yang sama maupun berbeda dengan menggunakan HTTP dan XML sebagai mekanisme untuk pertukaran data.
2. REST
representational state transfer atau transfer keadaan representasi, adalah suatu gaya arsitektur perangkat lunak untuk untuk pendistibusian sistem hipermedia seperti WWW.
3. WSDL
format XML yang diterbitkan untuk menerangkan webservice. WSDL mendefinisikan:
a. pesan-pesan (baik yang abstrak dan kongkrit) yang dikirim ke dan menuju web service
b. koleksi-koleksi digital dari pesan-pesan (port type, antarmuka)
c. Bagaimana port type yang ditentukan dijadikan wire protokol di mana servis ditempatkan.
4. WDDX
Web Distributed Data eXchange.
Mekanisme pertukaran data dari lingkungan yang berbeda
2. Buatan Indonesia
Di web 3.0 ini, sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telekomunikasi berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Kita bisa menonton TV di ponsel atau komputer, bisa mengakses internet di ponsel, bisa melakukan SMS dan telepon dari komputer. Karena konvergensi terhadap berbagai perangkat seperti hukum alam yang tidak bisa dielakkan. Semua mengalami evolusi menuju dunia yang lebih maju.
Saat ini sudah ada website sebagai tanda bakal masuknya era web 3.0 salah satunya adalah pada situs secondlife.com . Dan yang juga cukup membanggakan kita adalah, Indonesia sudah mampu untuk masuk ke dunia Web 3.0 ini dengan hadirnya lilofriends.com . Situs yang sudah mendekati model Web 3.0 asli karya anak bangsa yang dikembangkan oleh dikembangkan oleh Li’L Online Games dengan engine dari Altermyth Studio. Banyak lagi contoh lain karya anak bangsa berkualitas tinggi yang patut menjadi kebanggaan dan tidak kalah dengan produk buatan bangsa lain.
3. Usulan definisi diperluas
Web 3.0, sebuah frase coined oleh John Markoff dari New York Times di tahun 2006, seharusnya merujuk ke generasi ketiga dari layanan berbasis Internet secara kolektif yang terdiri dari apa yang mungkin disebut ‘yang cerdas Web’-seperti orang-orang semantik menggunakan web, microformats, alam bahasa pencarian, data pertambangan, mesin belajar, rekomendasi agen, dan teknologi kecerdasan buatan yang menekankan-mesin-memfasilitasi pemahaman informasi dalam rangka untuk memberikan yang lebih produktif dan intuitif pengalaman pengguna.
Nova Spivack mendefinisikan Web 3,0 sepertiga dekade Web (2010-2020) yang selama ia menyarankan beberapa tren utama melengkapi teknologi baru akan mencapai tingkat jatuh tempo secara bersamaan termasuk:
1. transformasi dari Web dari jaringan secara terpisah siloed aplikasi dan konten untuk repositori yang lebih halus dan seluruh interoperable.
2. konektivitas di mana-mana, broadband adopsi, mobile akses Internet dan perangkat mobile;
3. jaringan komputer, perangkat lunak-sebagai-sebuah-layanan bisnis model, layanan Web interoperabilitas, didistribusikan komputasi, komputasi grid dan komputasi awan;
4. teknologi terbuka, terbuka API dan protokol, membuka format data, perangkat lunak open source platform terbuka dan data (misalnya Creative Commons, Buka Data Lisensi);
5. membuka identitas, OpenID, buka reputasi, jelajah portabel identitas dan data pribadi;
6. web yang cerdas, Web semantik teknologi seperti RDF, Owl, SWRL, SPARQL, GRDDL, arti kata aplikasi platform, dan pernyataan-berbasis datastores;
7. didistribusikan database, yang “World Wide Database” (diaktifkan oleh teknologi Web semantik); dan
8. cerdas aplikasi, bahasa alam pengolahan. [2], belajar komputer, mesin Pemikiran, agen otonom.
4. Penelitian di bawah Spivack’s definisi
1. Transformasi
Web 3,0 dideskripsikan sebagai “dieksekusi web”. Dalam analogi untuk file sistem perizinan, Web 1,0 adalah “hanya-baca”, Web 2.0 adalah “baca-tulis”, dan 3,0 Web akan “baca-tulis-jalankan”. Dengan masih eksponensial pertumbuhan daya komputer , Tidak tak dpt bahwa situs generasi berikutnya akan dilengkapi dengan sumber daya untuk pengguna menjalankan kode-kontribusi pada mereka. The “dieksekusi web” dapat morph line aplikasi ke Omni Fungsional Platform yang menyampaikan satu daripada antarmuka node dari beberapa fungsi.
2. Jaringan komputer
Terkait dengan arah kecerdasan buatan, Web 3,0 dapat realisasi dan perpanjangan dari semantik web konsep. Akademik penelitian sedang dilakukan untuk mengembangkan perangkat lunak untuk alasan, berdasarkan keterangan logika dan cerdas agen, misalnya, World Wide Mind proyek. aplikasi tersebut dapat melakukan operasi menggunakan alasan logis set aturan yang menyatakan logis hubungan antara konsep dan data di Web. Sramana Mitra berbeda pada sudut pandang yang semantik Web akan menjadi inti dari generasi berikutnya dari Internet dan mengusulkan sebuah formula untuk encapsulate Web 3,0. [8] Web 3,0 juga telah terhubung dengan kemungkinan konvergensi dari SOA dan semantik web. Web 3,0 juga disebut “Layanan Internet”, yaitu selain manusia dibaca bagian dari web akan ada mesin diakses SOA layanan yang dapat dikombinasikan / orchestrated ke tingkat yang lebih tinggi dari layanan.
3. Didistribusikan database
Langkah pertama menuju sebuah “Web 3,0″ adalah munculnya “The Data Web” sebagai catatan data terstruktur diterbitkan untuk digunakan lagi di Web dan jauh queryable format, seperti XML, RDF, Website Parse Template dan microformats. Hal ini juga dikenal sebagai bottom up. terbaru pertumbuhan SPARQL menyediakan teknologi standar bahasa dan permintaan API untuk mencari di database RDF didistribusikan di Web. Data Web memungkinkan tingkatan baru dari data integrasi dan interoperabilitas aplikasi, membuat data sebagai terbuka dan dapat diakses linkable sebagai halaman Web. Data Web merupakan langkah pertama pada path penuh terhadap semantik Web. Pada tahap Data Web, fokus pada prinsipnya adalah membuat struktur data yang tersedia menggunakan RDF. Web semantik lengkap tahap akan memperluas cakupan tersebut terstruktur data yang baik dan bahkan apa yang secara tradisional dianggap googling atau semi-terstruktur konten (seperti halaman web, dokumen, dll) akan tersedia secara luas dalam arti kata Owl dan RDF format. Website parse template akan digunakan oleh Web 3,0 crawlers lebih tepat untuk mendapatkan informasi tentang situs web ‘terstruktur konten.
4. Intelligent aplikasi
Web 3,0 juga telah digunakan untuk menjelaskan sebuah evolusioner path untuk Web yang mengarah ke kecerdasan buatan yang dapat alasan tentang Web dalam mode setengah-manusia. Beberapa skeptics hal ini sebagai visi tak dpt diperoleh. Namun, perusahaan seperti IBM dan Google akan menerapkan teknologi baru yang mengejutkan Nya informasi seperti membuat prediksi dari lagu hit dari pertambangan informasi pada situs Web kampus musik. Ada juga perdebatan atas apakah motor penggerak di belakang 3,0 Web akan diberikan oleh sistem, atau apakah intelijen akan muncul dalam mode yang lebih organik, dari sistem orang cerdas, seperti melalui kolaborasi penyaringan layanan seperti del.icio.us, Flickr dan Digg berarti bahwa ekstrak dan pesanan dari Web yang ada dan bagaimana berinteraksi dengan orang itu.
5. Lain potensi penelitian
1. Ruang 3D
Jalan lain mungkin untuk Web 3,0 adalah terhadap 3 dimensi visi championed oleh Konsorsium Web3D. Hal ini akan melibatkan Web menjadi serangkaian ruang 3D, dengan konsep menyadari dengan Second Life lebih lanjut. [13] Hal ini dapat membuka cara baru untuk menghubungkan berkolaborasi dan berbagi 3D menggunakan spasi.
2. Penelitian sosio-teknologi
Keterlibatan dari konsep “Web 0.0″ sebagai pra-nyata-dunia yang ada “sensual web” telah diusulkan. Dalam konteks Web 3,0 adalah pengembangan serangkaian dimana integrasi dari teknologi digital untuk jaringan dan pengolahan adalah dicerna dan non tdk yang baru “dunia nyata”. Dalam definisi ini, Web 3,0 adalah “yang biologi, digital analog web di mana informasi yang terbuat dari kebanyakan digital nilai coalesced untuk rasa dan terkait dengan real-dunia dengan antarmuka analog.”
D. Pada TechNet Summit pada bulan November 2006, Reed Hastings, pendiri dan CEO Netflix, menyatakan rumus sederhana untuk mendefinisikan tahapan Web:
“Web 1,0 adalah dial-up, 50K bandwidth rata-rata, Web 2.0 adalah rata-rata 1 megabit bandwidth dan 3,0 Web akan 10 megabits bandwidth semua waktu, yang akan menjadi penuh video Web, dan yang akan merasa seperti 3,0 Web.”
E. Referensi
1. www.positive-change.co.uk
2. www.ilmukomputer.com
3. kamal87.wordpress.com
4. 4m33l.blogdetik.com
5. www.chip.co.id
6. www.benpinter.net
7. www.wikipedia.com
8. www.oreillynet.com
9. www.newmedia.web.id
10. www.netsains.com
11. akhsa.wordpress.com

Penerapan Data Warehouse pada Bidang-Bidang

Posted by swilsarblog Monday, November 23, 2009 0 comments


Perlunya Data Warehouse Pada Perusahaan

Seperti pengertian-pengertian yang telah ada, data warehouse diperlukan bagi para pengambil keputusan manajemen dari suatu organisasi/perusahaan.
Dengan adanya data warehouse, akan mempermudah pembuatan aplikasi-aplikasi DSS dan EIS karena memang kegunaan dari data warehouse adalah khusus untuk membuat suatu database yang dapat digunakan untuk mendukung proses analisa bagi para pengambil keputusan.


a. Pembuatan laporan
Pembuatan laporan merupakan salah satu kegunaan data warehouse yang paling umum dilakukan. Dengan menggunakan query sederhana didapatkan laporan perhari,perbulan, pertahun atau jangka waktu kapanpun yang diinginkan.

b. On-Line Analytical Processing (OLAP)
Dengan adanya data warehouse,semua informasi baik detail maupun hasil summary yang dibutuhkan dalam proses analisa mudah didapat. OLAP mendayagunakan konsep data multi dimensi dan memungkinkan para pemakai menganalisa data sampai mendetail, tanpa mengetikkan satupun perintah SQL. Hal ini dimungkinkan karena pada konsep multi dimensi, maka data yang berupa fakta yang sama bisa dilihat dengan menggunakan fungsi yang berbeda. Fasilitas lain yang ada pada sofware OLAP adalah fasilitas rool-up dan drill-down. Drill-down adalah kemampuan untuk melihat detail dari suatu informasi dan roll-up adalah kebalikannya.

c. Data mining
Data mining merupakan proses untuk menggali(mining) pengetahuan dan informasi baru dari data yang berjumlah banyak pada data warehouse, dengan menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelegence), statistik dan matematika. Data mining merupakan teknologi yang diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara data dan pemakainya.

Beberapa solusi yang diberikan data mining antara lain :

1. Menebak target pasar
Data mining dapat mengelompokkan (clustering) model-model pembeli dan melakukan klasifikasi terhadap setiap pembeli dan melakukan klasifikasi terhadap setiap pemebeli sesuai dengan karakteristik yang diinginkan.

2. Melihat pola beli dari waktu ke waktu
Data mining dapat digunakan untuk melihat pola beli dari waktu ke waktu.

3. cross-market analysis
Data mining dapat dimanfaatkan untuk melihat hubungan antara satu produk dengan produk lainnya.

4. Profil pelanggan
Data mining bisa membantu pengguna untuk melihat profil pembeli sehingga dapat diketahui kelompok pembeli tertentu cenderung kepada suatu produk apa saja.5. Informasi summary Data mining dapat membuat laporan summary yang bersifat multi dimensi dan dilengkapi dengan informasi statistik lainnya.

Beberapa contoh perangkat lunak yang digunakan untuk administrasi dan manajemen data warehouse:
• HP Intelligent Warehouse (Hewlett Packard)
• FlowMark (IBM)
• SourcePoint (Software AG)


Penerapan Data Warehouse di Perusahaan

Retailing dan sales, memprediksi penjualan, mencegah pencuri dan kecurangan, dan menentukan level inventori yang benar dan mendistribusikan jadwal sepanjang outlet. Sebagai contoh, penjual seperti AAFES menggunakan Fraud Watch dari Triversity untuk melawan penipuan oleh pekerja di 1400 toko.
Banking. Level prediksi untuk peminjaman yang buruk dan kecurangan dalam penggunaan kartu kredit, prediksi pengeluaran kartu kredit oleh pelanggan yang baru, dan menentukan jenis mana dari pelanggan yang memberikan respon yang baik untuk menawarkan peminjaman.
Manufacturing dan production, memprediksi kesalahan mesin, dan menemukan faktor kunci yang dapat mengoptimasi kapasitas produksi.
Insurance. Memprediksi jumlah tagihan dan ongkon kesehatan, mengklasifikasikan elemen yang paling penting yang mempengaruhi jaminan kesehatan dan memoprediksi pelanggan mana yang akan membeli polis asuransi baru.
Policework. Menemukan pola kejahatan, lokasi, dan perilaku tindak kejahatan; mengidentifikasi atribut yang berguna untuk menyelesaikan masalah kriminal.
Healthcare. Korelasi demografis dari pasien yang memiliki penyakit yang parah, dan memperluas wawasan yang lebih baik tentang bagaimana mengidentifikasi dan gejala penyakit dan penyebabnya.
Marketing. Mengklasifikasikan demografis pelanggan yang dapat digunakan untuk memprediksi pelanggan mana yang akan merespon untuk pembelian produk tertentu.
Analisa Perusahaan dan Manajemen Resiko
Perencanaan Keuangan dan Evaluasi Aset ,data Mining dapat membantu untuk melakukan analisis dan prediksi cash flow serta melakukan contingent claim analysis untuk mengevaluasi aset. Selain itu juga dapat menggunakannya untuk analisis trend.
Perencanaan Sumber Daya (Resource Planning) ,dengan melihat informasi ringkas (summary) serta pola pembelanjaan dan pemasukan dari masing-masing resource, dapat memanfaatkannya untuk melakukan resource planning.
Persaingan (Competition) Sekarang ini banyak perusahaan yang berupaya untuk dapat melakukan competitive intelligence. Data Mining dapat membantu untuk memonitor pesaing-pesaing dan melihat market direction mereka.
Dapat melakukan pengelompokan customer dan memberikan variasi harga/layanan/bonus untuk masing-masing grup.
Menyusun strategi penetapan harga di pasar yang sangat kompetitif. Hal ini diterapkan oleh perusahaan minyak REPSOL di Spanyol dalam menetapkan harga jual gas di pasaran.

Contoh Perusahaan Yang Menerapkan Data Warehouse

Telekomunikasi
Sebuah perusahaan telekomunikasi menerapkan data warehouse dan data mining untuk melihat dari jutaan transaksi yang masuk, transaksi mana sajakah yang masih harus ditangani secara manual (dilayani oleh orang), Tujuannya tidak lain adalah untuk menambah layanan otomatis khusus untuk transaksi-transaksi yang masih dilayani secara manual. Dengan demikian jumlah operator penerima transaksi manual tetap bisa ditekan minimal

Keuangan
Financial Crime Enforcement Network di Amerika Serikat baru-baru ini menggunakan menggunakan data minimng untuk menambang trilyunan daru berbagai subjek seperti property, rekening bank dan transaksi keuangan lainnya untuk mendeteksi transaksi-transaksi keuangan yang mencurigakan seperti money laundry. Mereka menyatakan bahwa hal tersebut akan susah dilakukan jika menggunakan analisis standar

Asuransi
Australian Health Insurance Commision menggunakan data mining untuk mengidentifikasi layanan kesehatan yang sebenarnya tidak perlu tetapi tetap dilakukan oleh peserta asuransi. Hasilnya? mereka berhasil menghemat satu juta dollar pertahun.

Olahraga
IBM Advanced Scout menggunakan data mining untuk menganalisis statistik permainan NBA (jumlah shots blocked, assists dan fouls) dalam rangka mencapai keunggulan bersaing (competitive advantage) untuk tim New York Knick dan Miami Heat

Astronomi
Jet Propulsion Laboratory (JPL) di Pasadena, California dan Palomar Observartory berhasil menemukan 22 quasar dengan bantuan data mining. Hal ini merupakan salah satu kesuksesan penerapan data mining di bidang astronomi dan ilmu ruang angkasa

Internet Web Surf-Aid
IBM Surf-Aid menggunakan algoritma data mining untuk mendata akses halaman web khususnya yang berkaitan dengan pemasaran guna melihat prilaku dan minat costumer serta melihat keefektifan pemasaran melalui web.


Penerapan Data Warehouse Pada Perusahaan Berskala Kecil

Karena data warehouse sangat mahal, mereka biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar. Beberapa perusahaan yang lebih kecil, menggunakan data warehouse yang skala nya lebih kecil, yang biasa disebut data mart. Data mart adalah data warehouse yang kecil yang didesain untuk kebutuhan pemakai akhir pada sebuah unit bisnis strategi (SBU = Strategic Business Unit) atau departemen. Dalam tahapan sebelumnya, data mart jauh lebih murah dari pada data warehouse. Data mart biasanya menghabiskan dana sampai $100,000, bandingkan dengan data warehouse yang menghabiskan $1 juta atau lebih. Ditambah lagi, data mart dapat diimplementasikan lebih cepat, biasanya kurang dari 90 hari. Hal ini dikarenakan data mart hanya berisi lebih sedikit informasi dari pada data warehouse, data mart juga memiliki respon yang lebih cepat dan lebih mudah untuk dipelajari. Data mart mendukung lebih ke lokal dari pada pengontrolan terpusat oleh manajer suatu departemen. Data mart juga memberikan hak kepada SBU untuk membuat sebuah sistem pendukung keputusan tanpa mengandalkan
Data mart memfokuskan hanya pada kebutuhan-kebutuhan pemakai yang terkait dalam sebuah departemen atau fungsi bisnis.
Data mart biasanya tidak mengandung operasional yang rinci seperti pada data warehouse.
Data mart hanya mengandung sedikit informasi dibandingkan dengan data warehouse. Data mart lebih mudah dipahami dan dinavigasi.

Contoh software data mart :
SmartMart (IBM)
Visual Warehouse (IBM)
PowerMart (Informatica)

"Gmail Pun Jadi Korban Email Scam"

Posted by swilsarblog Sunday, October 18, 2009 0 comments

LONDON - Pengguna Gmail menjadi korban terbaru dalam pola serangan phising di internet yang telah mempengaruhi ribuan orang di seluruh layanan berbasis web. Gmail mengkonfimasikan bahwa sekira 500 pengguna Gmail terkena serangan phising. Pihak Gmail segera mengambil tindakan dan meminta para pengguna yang terkena serangan ini untuk me-reset password mereka.

"Akhir-akhir ini kita menjadi waspada terhadap penyebaran pola serangan phishing yang dilancarkan hacker melalui berbagai layanan berbasis web seperti akun Gmail," kata juru bicara Google, seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (7/10/2009).

"Secepat mungkin kami mempelajari mengenai serangan tersebut dan memaksa akun-akun yang terkena serangan tersebut melakukan reset password," tambahnya.

Serangan ini tak hanya menimpa Gmail milik Google. Microsoft pun ikut terkena getahnya sebelum Gmail dan menyatakan serangan phising menjadi penyebab 10.000 password Hotmail diposting secara online.

Namun untungnya, Microsoft dan Google menyebutkan bahwa serangan ini tidak sampai membobol sistem keamanan masing-masing.

Malware di Twitter Semakin Parah..!?

Posted by swilsarblog Friday, October 16, 2009 0 comments

VIVAnews - Menggunakan perangkat yang dikembangkan sendiri-sendiri yang dapat memindai ancaman dari tweets, Kaspersky dan Trend Micro menyimpulkan bahwa platform mikro blogging tersebut telah menjadi sasaran searangan populer.

Jumlah URL berbahaya yang berhasil teridentifikasi di Twitter menunjukkan bahwa sedikit demi sedikit, masalah itu beranjak semakin parah.

Berhubung hasil penelitian independen terhadap serangan di Twitter nyaris identik, seperti VIVAnews kutip dari Softpedia, 29 September 2009, Costin Raiu, Chief Security Expert Kaspersky Lab’s Global Research & Analys Team dan Mortom Swimmer, Advanced Threat Researcher Trend Micro memutuskan untuk mempresentasikan temuan mereka bersama-sama pada konferensi Virus Bulletin 2009 yang berlangsung di Geneva, Swiss, pekan lalu.

Tim Kaspersky yang dipimpin Mr. Raiu membuat perangkat untuk menganalisa URL yang dipost di Twitter bernama ‘Krab Krawler’. Tool ini mengamati rata-rata 300 tweet per detik dan mengekstrak URL yang dipasang. Adapun tool tersebut didesain untuk melakukan analisa terhadap 20 ribu data per jam.

Seluruh URL yang teridentifikasi disimpan di database, tetapi karena sebagian besar di antaranya merupakan alamat yang disingkat, yang lazim dilakukan di Twitter, tim Kaspersky juga membuat modul untuk mengekspansi URL ke dalam bentuk aslinya.

Ternyata, Raiu mencatat bahwa lebih dari 99 persen URL yang ada di Twitter disingkat menggunakan layanan penyingkat URL dan dari 99 persen tersebut, 75 persen di antaranya menggunakan bit.ly.

Setelah URL diekspansi, modul lain memproses URL dan mendownload konten yang ada di dalam situs yang bersangkutan untuk dianalisa apakah mengandung malware. Menurut Raiu, Krab Krawler mampu memproses sekitar 500 ribu URL per hari dan dari skala 1 (aman) sampai 10 (berbahaya), ia memperkirakan bahwa level ancaman link berbahaya yang ada di Twitter mencapai angka 7.

Dari data yang didapat juga terungkap bahwa sebagian besar URL yang dipasang di Twitter pada Agustus lalu mengarah ke situs layanan jodoh, yang berhubungan dengan malware. Raiu juga mencatat bahwa, berdasarkan data yang dikumpulkan selama 4 bulan terakhir, situasi semakin buruk.

Dalam hal ancaman yang teridentifikasi, tim peneliti juga menemukan bahwa banyak dari URL berbahaya tampaknya seperti spam biasa. Tetapi tidak sedikit di antaranya juga mengarah ke situs biasa yang telah ditanami malware berbahaya yang akan menginfeksi setiap pengunjungnya.

Selain itu, ada pula URL yang dibuat oleh worm spesialis jejaring sosial seperti Koobface, yang digunakan untuk mendistribusikan scareware dan juga URL yang mengarahkan pengunjungnya ke situs phising.

VIVAnews - Twitter telah menambahkan fitur “Report as spam” di situs layanan mikro blogging mereka. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan pertolongan dari penggunanya dalam mengatasi spam.

“Pengguna kini bisa membantu mengatasi spam dengan memberitahukan pada kami jika ada profil yang menurut mereka perlu dipertanyakan,” tulis juru bicara Twitter seperti VIVAnews kutip dari blognya, 16 Oktober 2009.

“Pengguna kini tinggal mengklik pada tombol ‘Report as spam’ di bawah bagian Action di sidebar profile. Setelah itu tim Trust and Safety kami akan mengecek apakah ada yang perlu dilakukan,” tulis juru bicara tersebut.

Untuk mencegah pengguna memanfaatkan fitur spam ini sebagai senjata untuk memfitnah pengguna yang mereka tidak sukai, Twitter juga sudah siap. “Tidak ada tindakan otomatis yang akan dilakukan sebagai tanggapan dari pengguna yang melaporkan bahwa seorang pengguna lain adalah spammer,” ucapnya.

Dengan demikian, pengguna yang mengklik tombol ‘Report as Spam’ terhadap profil seorang pengguna lain juga akan mendapati bahwa profil mereka diblokir dari following atau kemungkinan untuk melakukan reply terhadap user tersebut.

Keputusan Twitter menambahkan tombol ‘Report as Spam’ merupakan cara perusahaan untuk mengatasi banjirnya akun spam ke layanan mereka. Seperti VIVAnews beritakan sebelumnya, Twitter sering dimanfaatkan untuk mencuri informasi pengguna. Selain itu, pengguna yang sering mengklik penyingkat URL juga menjadi incaran para penjahat dunia maya.

Hidden File dengan Notepad di Windows

Posted by swilsarblog Saturday, September 19, 2009 0 comments

Biasanya kalau kita ingin menyembunyikan folder pada komputer, kita memerlukan suatu software khusus.

Tapi ternyata dengan notepadpun kita dapat membuat proteksi folder.Caranya cukup mudah, anda hanya membuat sebuah kode script pada notepad seperti berikut :


cls
@ECHO OFF
title Folder Locker
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Are you sure u want to Lock the folder(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Folder locked
goto End
:UNLOCK
echo Enter password to Unlock folder
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==type your password here goto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Locker created successfully
goto End
:End

Pada tulisan "Are you sure u want to Lock the folder" anda bisa mengganti dengan kalimat lain yang intinya menanyakan suatu peringatan untuk mengunci ya atau tidak. Juga pada tulisan "type your password here", masukkanlah
dengan password sesuka anda, password inilah nantinya untuk membuka kembali folder yang terkunci/tersembunyi.

# Setelah anda mengcopy kode script di atas, kemudian save dengan nama file FolderLock.Bat atau bisa juga nama lain asalkan ekstensinya .Bat bukan .txt
# Simpanlah di mana saja anda suka, kemudian buka kembali filenya (dobel klik) dan dengan sendirinya akan muncul sebuah folder bernama Locker.
# Pindahkanlah file atau data yang ingin dikunci atau disembunyikan ke dalam folder Locker tadi.
# Setelah anda memasukkan file atau data yang ingin disembunyikan, silahkan untuk dobel klik file FolderLock.Bat maka akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini :


* Ketik Y lalu enter, maka dengan otomatis folder Locker tadi akan hilang. Biasanya juga akan berubah menjadi icon control panel. Ketik N jika ingin membatalkan.
* Untuk mengembalikannya lagi, buka kembali file FolderLock.Bat tadi kemudian masukkan password anda, lalu enter. (file batch FolderLock.Bat dan folder Locker harus satu directory).

referensi http://andi-site.blogspot.com/2009/07/cara-menghidden-folder-dengan-notepad.html

Bahasa Pemrograman Web,, Apa aja sih..?

Posted by swilsarblog Sunday, September 13, 2009 0 comments

XML(eXtensible Markup Language)

Adalah bahasa markup yang digunakan untuk menyimpan data/database (tidak ada program didalamnya) dan tidak tergantung dengan tools tertentu (seperti editor, dbms, compiler, dsb) yang mudah dibaca oleh user karena disimpan dalam bentuk teks, mentransfer data secara standar - digunakan untuk pengiriman data transaksi antar perusahaan, atau mentransfer data dari DBMS yang berbeda (mis: Oracle ke SQL Server), dan sebagai acuan membuat bahasa baru, seperti WML (Wireless Markup Language) yang digunakan pada mobile device dengan protokol WAP, atau VoiceXML yang digunakan sebagai bahasa markup untuk pengenalan suara, dialog, aplikasi interaksi respon suara maupun DTMF (seperti aplikasi pengisian pulsa atau call center), dan lain sebagainya.

XML mendapatkan pengakuan dari W3C pada bulan Februari 1998. Teknologi yang digunakan pada XML sebenarnya bukan teknologi baru, tapi merupakan turunan dari SGML yang telah dikembangkan pada awal 80-an dan telah banyak digunakan pada dokumentasi teknis proyek-proyek berskala besar. Ketika HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XML mengadopsi bagian paling penting pada SGML dan dengan berpedoman pada pengembangan HTML menghasilkan markup language yang tidak kalah hebatnya dengan SGML.
Seperti halnya HTML, XML juga menggunakan elemen yang ditandai dengan tag pembuka dan diakhiri dengan tag penutup dan atribut elemen(parameter yang dinyatakan dalam tag pembuka . Hanya bedanya, HTML medefinisikan dari awal tag dan atribut yang dipakai didalamnya, sedangkan pada XML kita bisa menggunakan tag dan atribut sesuai kehendak kita. Juga pada XML akan menggambarkan data dan memfokuskan tentang data itu, sedang HTML untuk menampilkan data dan bagaimana tampilannya. Dengan kata lain, HTML untuk menampilkan informasi, sedang XML untuk menggambarkan sebuah informasi.
Meskipun XML hanya sekedar berisi data, (banyak tools developer dan DBMS menggunakan XML, seperti: Java, Delphi, DotNET, Oracle, SQL Server, dan pemrograman web) namun XML akan menjadi bahasa markup yang cukup populer.

sebagai file konfigurasi, di Java dokumen-dokumen XML sering kita jumpai seperti file server.xml dan web.xml yang digunakan Tomcat, atau perintah-perintah query yang disimpan dalam file XML yang dipakai pada framework iBatis atau Hibernate.

HTML(HyperText Markup Language)
Fungsi dari HTML ini adalah untuk memperindah file tulisan (text). Setiap dokumen HTML harus diawali dengan tag 'HTML'. Tag ini digunakan oleh web server dan web browser untuk berkomunikasi dan akan memberitahukan web browser bahwa file yang dikirim adalah dokumen HTML. Tag ini harus ada di baris pertama pada dokumen HTML. Setiap tag umumnya memiliki tag pembuka dan penutup, namun ada beberapa tag yang tidak memerlukan tag penutup.
Yang menarik adalah apabila kita melakukan kesalahan, tidak ada pesan error yang ditampilkan di web browser. Bahasa HTML ini ditulis dengan menggunakan teks editor seperti Notepad++, Windows Notepad, Ms-Edit, kemudian file akan di simpan menggunakan extensi/sambungan .htm ataupun .html.

JavaScript
JavaScript(js) adalah bahasa pemrograman yang khusus untuk halaman web agar halaman web menjadi lebih hidup dan merupakan scripting yang paling populer di internet-berjalan pada banyak browser yang dipakai saat ini, seperti Internet Explorer, Mozilla, Firefox, Netscape dan Opera). JavaScript banyak digunakan oleh jutaan Web page untuk meningkatkan penampilan dan kemampuannya, karena dapat melakukan validasi terhadap data yang dimasukkan oleh user-sebelum data itu selanjutnya diproses oleh server, mendeteksi browser-dan berdasarkan browser inilah dimunculkan desain halaman yang paling sesuai, membuat cookies, membaca dan menulis isi maupun elemen HTML yang lebih interaktif-susunan baris-baris perintahnya dapat dijalankan oleh browser dan langsung disatukan dengan halaman HTML, menyimpan variabel di komputer pengguna beserta nilai yang dimilikinya, dan sebagainya.

JavaScript merupakan suatu bahasa yang bersifat interpreted (tanpa butuh program lain untuk kompilasi), biasanya bersifat bebas (tidak ada biaya lisensi)

XUL (Xml User interface Language)
Adalah sebuah bahasa 'markup' untuk membuat user interfaces dari aplikasi Mozilla termasuk browser web, mail pelanggan dan page editor. XUL adalah bahasa dasar dari XML Mozilla yang memungkinkan kita membuat fitur yang kaya melalui platform applikasi (membangun aplikasi dengan web sebagai platformnya) - mendeskripsikan interface grafik (suatu file yang menggambarkan tampilan dari Firefox itu sendiri), dan dapat dikoneksikan atau di diskoneksi segera dari Internet.
Applikasi-aplikasi ini lebih mudah dibuat dengan text alternatif, grafik-grafik dan layout sehingga kita dapat lebih siap mencantumkan atau melokalisasikan ke berbagai jenis pasar/market yang tersedia. Para Web developer yang sudah terbiasa dengan Dynamic HTML (DHTML) akan belajar XUL lebih cepat dan dapat mulai segera membuat applikasinya.
XUL didisain untuk lebih fleksibel dan tersedia dalam semua versi Windows, Macintosh sebaik Linux and Unix flavours lainnya. Dengan XUL and komponen-komponen Gecko lainnya , kita dapat membuat applikasi-aplikasi yang cangih .
Seperti HTML, dengan XUL kita dapat membuat sebuah interface menggunakan bahasa markup, CSS style sheets untuk mendefinisikan tampilan dan menggunakan perilaku JavaScript. Kita juga mempunyai akses memprogram interface untuk membaca dan menulis ketika me-remote conten melalui network dan untuk menghubungi layanan-layanan web. Tidak seperti HTML, XUL menyajikan kesatuan yang kuat dari user interface widgets untuk membuat menu, toolbar, tabbed panel, and hierarchical trees untuk memberikan tampilan contoh.
Ini berarti kita tidak harus mencari kode dari third party atau memasukkan sebuah block besar dari JavaScript di dalam applikasi kita hanya dengan meng handle sebuah popup menu. XUL memiliki semua elemen pembangun. Disamping itu, elemen yang ada didesign persis seperti yang ada di platform user yang asli, bahkan disupport mutu tema OS di Windows XP dan MacOS X. Atau, bila kita lebih suka, dapat menggunakan standar CSS untuk membuat tampilan sendiri. Widget-widget di XUL juga di support pelokalisasiannya - mempunyai akses menggunakan OS level accessiblity interfaces.
note:
Di dalam XUL juga dapat dimasukkan AJAX

HOSTING
Web Hosting adalah bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet baik untuk perorangan ataupun organisasi agar dapat menampilkan layanan jasa atau produknya di web / situs Internet misalnya untuk :
Promosi, menyebarkan informasi, berjualan, layanan publik, bertukar informasi, komunitas. Teknologi yang biasanya digunakan adalah fail over hosting, adalah layanan yang memungkinkan kita tetap online 24 jam karena dudukung oleh beberapa server komputer yang secara otomatis akan menggantikan tugas server komputer yang mengalami kerusakan.

cara Memilih Web Hosting :
- mengetahui apa kebutuhan kita, pilihlah space web hosting sesuai kebutuhan
- perhatikan harganya,
- target pengunjung web, jika sebagian besar berada di indonesia, maka pilih webhosting dengan server di indonesia (biasa di sebut IIX),
jika target pengunjung web sebagian besar dari luar indonesia maka kita dapat memilih web server dengan lokasi di USA.

DEBUG
DEBUG dipakai sebagai istilah pencarian atas kesalahan / proses memonitor eksekusi suatu program, menghentikan, mulai kembali, memberi breakpoints dan merubah nilai dalam memory (ada program tools yang mampu melakukan proses debug). Biasanya, bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Java, membuat proses debug lebih mudah, karena mereka memiliki fasilitas exception handling sehingga kesalahan yang terjadi bisa langsung ditemukan. Untuk bahasa tingkat rendah seperti C dan Assembly, lebih sulit lagi

CSS (Cascading Style Sheet)
adalah bahasa pemograman, digunakan untuk mendesain atau mengatur tampilan tata letak sebuah halaman web,seperti penggunaan font, ukuran font, warna latar dan lain-lain, mempunyai ukuran file yang lebih kecil, bisa berkolaborasi dengan Javascript dan sifat dari CSS ini biasanya menempel atau melekat pada tag HTML (embeded). CSS juga jauh lebih efesien bila dibandingkan dengan fungsi tabel dan dapat meminimalkan ukuran file HTML. NOTE : dapat merubah tampilan dengan hanya mengganti file CSS nya saja.

RIA (Rich Internet Application)
Aplikasi web yang memiliki karakteristik seperti aplikasi desktop.

Aplikasi desktop (desktop application)
Aplikasi desktop adalah aplikasi yang biasa kita install di komputer desktop, misalnya MS Office, Corel Draw, dan Photoshop. Aplikasi ini biasanya didistribusikan melalui CD atau dalam bentuk file yang bisa didownload dari Internet. Aplikasi desktop pada umumnya proses eksekusinya sangat cepat karena berjalan di komputer lokal.

Aplikasi web (web application)
adalah aplikasi yang berjalan di web server dan diakses melalui web browser. Aplikasi web lebih lambat, karena harus menunggu loading dari server. Salah satu keunggulan dari aplikasi web adalah pada distribusi aplikasi. Aplikasi web cukup diinstall di web server dan bisa diakses dari manapun melalui web browser. Lebih efisien dan lebih mudah di-maintenance/dikembangkan daripada aplikasi desktop. Aplikasi web bisa menjangkau audien yang lebih besar.

AJAX (Asynchonous JavaScript and XML)
AJAX adalah jenis pemograman yang dipopulerkan oleh Google pada tahun 2005. AJAX bukan bahasa pemrograman seperti halnya PHP, ASP, Java dan sebagainya, tapi hanya sebuah teknik untuk mengembangkan aplikasi web yang lebih interaktif, cepat dan responsif . AJAX bukan bahasa pemograman baru, tapi cara baru menggunakan standar yang telah ada .Ajax sebagai ’sosok’ yang mengusung konsep aplikasi desktop pada web. Dengan AJAX kita bisa membuat aplikasi internet lebih kecil, aplikasi web yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih user-friendly. AJAX bertumpu pada Javascript dan HTTP Requests.
AJAX merupakan kombinasi dari beberapa teknologi web, yaitu:HTML (HyperText Markup Language), JavaScript, XML (eXtensible Markup Language), DHTML (Dynamic HTML), DOM (Document Object Model). Dengan AJAX, JavaScript akan dapat berkomunikasi langsung dengan server, menggunakan objek JavaScript XMLHttpRequest. Dengan objek ini, JavaScript yang ada bisa bertukar data dengan server web, tanpa harus me-reload/me-refresh halaman.
AJAX juga menggunakan transfer data asynchronous (HTTP requests) antara browser dan server web, halaman web dapat meminta beberapa informasi dari server, dan bukan meminta data keseluruhan halaman.Ajax yang digabung dengan XHTML dan CSS ternyata dapat memenuhi kebutuhan aplikasi web yang menjadikan web sebagai sebuah platform yang dapat menjadikan web sebagai sarana untuk berkomunikasi dan membangun jejaring sosial pemakainya.
Standar web yang digunakan AJAX didefinisikan dengan baik dan didukung oleh banyak browser yang besar. Aplikasi AJAX adalah browser dan platform yang berdiri sendiri (independen).
Dengan teknik AJAX kita bisa mengembangkan aplikasi web yang cepat dan responsif seperti halnya aplikasi desktop. contoh aplikasi web yang dikembangkan dengan teknik AJAX : Google Map, Google Suggest, GMail, Orkut, Flickr. Akhirnya boleh kita katakan AJAX memang salah satu sebuah komponen teknologi kunci untuk dapat membangun aplikasi web.

FIREBUG
(ekstensi Firebug untuk Mozilla Firefox) : melakukan debug (kode javascript), mengedit & memodifikasi style CSS website, HTML, DOM, JavaScript, dan menyediakan tools pembangun website, juga memonitor waktu loading dari komponen - komponen yang ada di halaman web. HTML/CSS editingnya juga mengesankan karena kita bisa menyempurnakan css tanpa perlu menyimpannya (save) berulang kali, dan untuk fasilitas AJAX Debug nya juga bagus.


XHTML

singkatan dari Extensible Hipertext Markup Language adalah bahasa baru yang dibuat oleh W3C untuk menggantikan kedudukan HTML. Namun sebenarnya, XHTML adalah gabungan dari HTML dan XML. Sejak kelahirannya XHTML 1.0 pada tahun 2000, kemudian XHTML dirilis pada tahun 2001. Tentu saja dengan adanya XHTML tidak semata-mata hanya menggantikan, tentunya XHTML memiliki kelebihan dibandingkan dengan HTML.

XHTML dibuat dengan tujuan agar terdapat sebuah bahasa standar yang dapat digunakan oleh aplikasi lain secara luas dan oleh platform yang berbeda. Dengan menggunakan XHTML, sebuah situs masih dapat dinikmati dengan baik menggunakan browser teks, PDA, Phone Cell, dan lain-lain. Sedangkan HTML hanya dapat dinikmati dengan baik bila menggunakan Web browser seperti IE , Netscape atau Mozilla. Hal ini memungkinkan halaman Web yang menggunakan HTML akan lebih dapat diterima secara luas oleh berbagai aplikasi.

Yang membedakan secara mendasar antara HTML dan XHTML sebagai berikut :

* XHTML harus well-formed XML, sedangkan HTML tidak.
* Semua elemen sebaiknya saling tersarang
* Elemen XHTML harus ditulis dengan huruf kecil (lowercase)
* Elemen XHTML harus selalu ditutup (awal dan akhir script)
* Dokumen XHTML harus mempunyai satu root elemen
* Nilai atribut harus diberi tanda petik (quote)
* Tetap harus diberi nilai (value)

XHTML menerapkan 3 aturan untuk penulisan tag, antara lain:

· XHTML - Strict / strict doctype declaration: Penggunaan doctype ini, Anda mengontrol seluruh layout dan format sebuah halaman Web melalui CSS. Tidak menggunakan tag font dan table (deprecated).

· XHTML - Transitional / transitional doctype declaration: Anda dapat menggunakan sebagian besar tag-tag HTML seperti Font dan Table untuk melayout halaman.

· XHTML - Frames / frameset declaration: Penggunaan Frame pada halaman Web.

XHTML memungkinkan sebuah halaman Web dapat terlihat lebih bersih karena penggunaan CSS (baik itu external, embeded, atau in line) dalam memformat halaman Web.

Contoh Penulisan Syntaxt XHTML :

*Contoh Skrip Salah
< ul >
< li > Mangga< /li >
< li > Jeruk ::--------- Tag Pembuka < li >
< ul >
< li > Jeruk Bali < /li >
< li >Jeruk Ambon < /li >
</ul>

< li > Pisang </li >
< /ul >

Karena terdapat tag pembuka &ltli&gt namun tidak ditutup oleh </li >, maka script diatas menjadi salah dan dapat menyebabkan bug atau error ketika di compile.

*Contoh Skrip Benar
< ul >
< li > Mangga< /li >
< li > Jeruk
< ul >
< li > Jeruk Bali < /li >
< li > Jeruk Ambon < /li >
< /ul >
< /li >
< li > Pisang< /li >
< /ul >

NB: Harus disisipkan sebuah tag < /li > setelah tag < /ul > seperti contoh yang benar

Kesimpulan :
XHTML merupakan gabungan dari HTML dan XML. Karena kemampuannya yang dapat berjalan atau berfungsi dengan baik di segala platform aplikasi maka XHTML sangat bermanfaat. XHTML memiliki beberapa perbedaan dengan HTML. XHTML akan menggantikan HTML dalam beberapa keadaan.

Referensi :
- http://blog.uns.ac.id/members/ajik/blogs/recent-posts
- http://en.wikipedia.org/wiki/XHTML
- http://webiddesign.com/tc/webpage.htm